Akses Jalan Ke Suromadu Masih “Mandeg”

0
407

Surabaya,(DOC) – Rencana pelebaran Jalan Tambangboyo yang bertujuan memperlancar akses ke Jembatan Suramadu ternyata belum bisa dilakukan. Padahal, proyek tersebut sudah digagas sejak lima tahun silam.

Kepala Bidang Perancangan dan Pemanfaatan Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono menuturkan proyek pembangunan jalan kembar atau pelebaran Jl Tambangboyo terkendala pembebasan lahan. Dimana lahan yang akan dibangun ternyata milik PT KA.

“Kami masih berusaha melakukan pendekatan PT KA agar tanah di sana bisa digunankan untuk pelebaran jalan,” katanya, Jumat (28/8/2015).

Namun karena lahan milik PT KA tidak dijual, Pemkot menawarkan solusi untuk meminjamnya. Apalagi, beberapa bangunan yang ada di sepanjanh Jalan Tambangboyo saat ini sudah dimundurkan.

“Meski sudah ada kesepakatan untuk menyewa tanah tersebut untuk pelebaran jalan. Namun soal harga masih belum,” jelasnya.

Ganjar menegaskan, pelebaran jalan ini sangat penting mendukung kelancaran lalulintas  menuju Jembatan Suramadu. Saat ditanya berapa nilai sewanya? Ia mengatakan masih dalam perundingan.

Pihaknya berharap, persoalan sewa menyewa tanah tersebut segera tuntas karena dipakai untuk kepentingan umum.

“Kami akan terus berunding dengan PT KAI,” tegasnya.

Di sisi lain, jalan yang akan dipakai pelebaran jalan di sana,  juga terdapat Pasar Pacar Keling yang juga menempati tanah milik PT KAI. Direncanakan Pasar Pasar Keling akan direlokasi ke tempat lain, yang tak jauh dari lokasi semula.

“Tanah yang akan digunakan relokasi tersebut masih asset PT KAI juga,” ujarnya.

PD Pasar Surya sendiri beberapa waktu silam sudah melakukan sosialisasi kepada  400  pedagang di sana. Dan pedagang sendiri tak keberatan untuk pindah ke lokasi baru.(k1/r7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here