Beranda blog

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

0

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Program Paham AI yang bertujuan menyiapkan personel Polri sebagai edukator untuk memberikan pemahaman pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara aman dan bertanggung jawab kepada pelajar, dilansir dari Detikcom.

Pelatihan ini diikuti 159 personel Polri dari berbagai fungsi seperti Reskrim, Lantas, Humas, dan Binmas, berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel menjelaskan perkembangan teknologi AI membawa manfaat besar di bidang pendidikan, namun juga menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, penipuan digital, dan ancaman kejahatan siber yang harus diwaspadai generasi muda.

“Penegakan hukum memang penting, tetapi mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber adalah tugas mulia yang jauh lebih utama,” ujar Sandi Nugroho.

Dia menegaskan bahwa Program Paham AI membutuhkan kolaborasi lintas fungsi Polri, di mana fungsi Reskrim fokus pada edukasi hukum siber, Lalu Lintas pada etika dan tanggung jawab digital, sedangkan Binmas dan Humas menjadi ujung tombak penyampaian materi kepada pelajar.

Sandi juga menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah agar edukasi AI dapat menjangkau seluruh pelajar di Sumatera Selatan.

“Kita tidak bisa bekerja layaknya seorang Superman, tetapi harus membentuk sebuah super team. Para peserta harus mampu membawa wajah Polri yang humanis, cerdas, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapat materi pengenalan AI, penggunaan AI prompts, etika pemanfaatan AI, penanggulangan hoaks, serta praktik penggunaan platform Senopati dan simulasi penyampaian materi kepada pelajar.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan pejabat dari Polda Sumsel, antara lain Muhammad Nuril Yunus, AKBP Dudi Novery, AKBP Suparlan, dan Kompol Muhammad Firmansyah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menyatakan hasil pelatihan diharapkan dapat diteruskan ke edukasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan pelajar.

“Peserta tidak hanya dituntut memahami teknologi AI, tetapi juga harus mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan relevan. Edukasi ini penting agar generasi muda dapat memanfaatkan AI secara bijak, menjaga data pribadi, mengenali hoaks dan modus kejahatan digital, serta memahami bahwa setiap aktivitas di ruang siber memiliki aturan dan konsekuensi hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI, Polda Sumatera Selatan berharap memperkuat upaya pencegahan kejahatan digital dengan membangun jejaring edukator di tingkat kewilayahan dan meningkatkan literasi digital generasi muda secara positif dan bertanggung jawab.

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

0

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Program Paham AI yang bertujuan menyiapkan personel Polri sebagai edukator untuk memberikan pemahaman pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara aman dan bertanggung jawab kepada pelajar, dilansir dari Detikcom.

Pelatihan ini diikuti 159 personel Polri dari berbagai fungsi seperti Reskrim, Lantas, Humas, dan Binmas, berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel menjelaskan perkembangan teknologi AI membawa manfaat besar di bidang pendidikan, namun juga menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, penipuan digital, dan ancaman kejahatan siber yang harus diwaspadai generasi muda.

“Penegakan hukum memang penting, tetapi mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber adalah tugas mulia yang jauh lebih utama,” ujar Sandi Nugroho.

Dia menegaskan bahwa Program Paham AI membutuhkan kolaborasi lintas fungsi Polri, di mana fungsi Reskrim fokus pada edukasi hukum siber, Lalu Lintas pada etika dan tanggung jawab digital, sedangkan Binmas dan Humas menjadi ujung tombak penyampaian materi kepada pelajar.

Sandi juga menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah agar edukasi AI dapat menjangkau seluruh pelajar di Sumatera Selatan.

“Kita tidak bisa bekerja layaknya seorang Superman, tetapi harus membentuk sebuah super team. Para peserta harus mampu membawa wajah Polri yang humanis, cerdas, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapat materi pengenalan AI, penggunaan AI prompts, etika pemanfaatan AI, penanggulangan hoaks, serta praktik penggunaan platform Senopati dan simulasi penyampaian materi kepada pelajar.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan pejabat dari Polda Sumsel, antara lain Muhammad Nuril Yunus, AKBP Dudi Novery, AKBP Suparlan, dan Kompol Muhammad Firmansyah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menyatakan hasil pelatihan diharapkan dapat diteruskan ke edukasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan pelajar.

“Peserta tidak hanya dituntut memahami teknologi AI, tetapi juga harus mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan relevan. Edukasi ini penting agar generasi muda dapat memanfaatkan AI secara bijak, menjaga data pribadi, mengenali hoaks dan modus kejahatan digital, serta memahami bahwa setiap aktivitas di ruang siber memiliki aturan dan konsekuensi hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI, Polda Sumatera Selatan berharap memperkuat upaya pencegahan kejahatan digital dengan membangun jejaring edukator di tingkat kewilayahan dan meningkatkan literasi digital generasi muda secara positif dan bertanggung jawab.

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

0

Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Program Paham AI yang bertujuan menyiapkan personel Polri sebagai edukator untuk memberikan pemahaman pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara aman dan bertanggung jawab kepada pelajar, dilansir dari Detikcom.

Pelatihan ini diikuti 159 personel Polri dari berbagai fungsi seperti Reskrim, Lantas, Humas, dan Binmas, berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel menjelaskan perkembangan teknologi AI membawa manfaat besar di bidang pendidikan, namun juga menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, penipuan digital, dan ancaman kejahatan siber yang harus diwaspadai generasi muda.

“Penegakan hukum memang penting, tetapi mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber adalah tugas mulia yang jauh lebih utama,” ujar Sandi Nugroho.

Dia menegaskan bahwa Program Paham AI membutuhkan kolaborasi lintas fungsi Polri, di mana fungsi Reskrim fokus pada edukasi hukum siber, Lalu Lintas pada etika dan tanggung jawab digital, sedangkan Binmas dan Humas menjadi ujung tombak penyampaian materi kepada pelajar.

Sandi juga menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah agar edukasi AI dapat menjangkau seluruh pelajar di Sumatera Selatan.

“Kita tidak bisa bekerja layaknya seorang Superman, tetapi harus membentuk sebuah super team. Para peserta harus mampu membawa wajah Polri yang humanis, cerdas, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapat materi pengenalan AI, penggunaan AI prompts, etika pemanfaatan AI, penanggulangan hoaks, serta praktik penggunaan platform Senopati dan simulasi penyampaian materi kepada pelajar.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan pejabat dari Polda Sumsel, antara lain Muhammad Nuril Yunus, AKBP Dudi Novery, AKBP Suparlan, dan Kompol Muhammad Firmansyah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menyatakan hasil pelatihan diharapkan dapat diteruskan ke edukasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan pelajar.

“Peserta tidak hanya dituntut memahami teknologi AI, tetapi juga harus mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan relevan. Edukasi ini penting agar generasi muda dapat memanfaatkan AI secara bijak, menjaga data pribadi, mengenali hoaks dan modus kejahatan digital, serta memahami bahwa setiap aktivitas di ruang siber memiliki aturan dan konsekuensi hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI, Polda Sumatera Selatan berharap memperkuat upaya pencegahan kejahatan digital dengan membangun jejaring edukator di tingkat kewilayahan dan meningkatkan literasi digital generasi muda secara positif dan bertanggung jawab.

Helikopter Ditpolairud Polda Sulut Sisir Gunung Soputan, Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api

0

Helikopter Ditpolairud Polda Sulut Sisir Gunung Soputan, Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api

Sulut – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara mengerahkan Helikopter Polisi P-3002 untuk melakukan pemantauan udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Soputan, Selasa (4/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan kebakaran sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pemantauan udara dipimpin langsung Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli, didampingi Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Direktur Samapta Kombes Pol. Mohamad Zamroni, serta Dansat Brimob Kombes Pol Robby M. Samban.

Helikopter P-3002 lepas landas dari Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 15.07 WITA dengan kru yang terdiri dari Kompol M. Nur sebagai pilot, Ipda Surya sebagai co-pilot, Aiptu Mivi selaku mekanik, Bripda Akbar sebagai helper, dan Ipda Bilal Khatami sebagai Flight Operation Officer (FOO).

Dari hasil pemantauan udara, tim masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap di sekitar lereng Gunung Soputan. Meski demikian, sebagian besar area yang sebelumnya terbakar telah berhasil dipadamkan melalui kerja sama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, dan unsur terkait lainnya.

Helikopter kemudian kembali mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi pukul 16.17 WITA setelah berhasil mengumpulkan data visual sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah penanganan lanjutan.

Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli menjelaskan, peninjauan udara dilakukan atas instruksi Kapolda Sulut untuk memastikan proses pemadaman telah berjalan optimal.

“Dalam peninjauan ini kami memastikan lahan yang sebelumnya dipadamkan benar-benar aman dan tidak terdapat titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran Polres Minahasa Tenggara telah diperintahkan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan pendinginan lahan serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Polda Sulut juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tetap menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat sisa asap kebakaran.

Helikopter Ditpolairud Polda Sulut Sisir Gunung Soputan, Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api

0

Helikopter Ditpolairud Polda Sulut Sisir Gunung Soputan, Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api

Sulut – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara mengerahkan Helikopter Polisi P-3002 untuk melakukan pemantauan udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Soputan, Selasa (4/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan kebakaran sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pemantauan udara dipimpin langsung Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli, didampingi Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Direktur Samapta Kombes Pol. Mohamad Zamroni, serta Dansat Brimob Kombes Pol Robby M. Samban.

Helikopter P-3002 lepas landas dari Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 15.07 WITA dengan kru yang terdiri dari Kompol M. Nur sebagai pilot, Ipda Surya sebagai co-pilot, Aiptu Mivi selaku mekanik, Bripda Akbar sebagai helper, dan Ipda Bilal Khatami sebagai Flight Operation Officer (FOO).

Dari hasil pemantauan udara, tim masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap di sekitar lereng Gunung Soputan. Meski demikian, sebagian besar area yang sebelumnya terbakar telah berhasil dipadamkan melalui kerja sama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, dan unsur terkait lainnya.

Helikopter kemudian kembali mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi pukul 16.17 WITA setelah berhasil mengumpulkan data visual sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah penanganan lanjutan.

Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli menjelaskan, peninjauan udara dilakukan atas instruksi Kapolda Sulut untuk memastikan proses pemadaman telah berjalan optimal.

“Dalam peninjauan ini kami memastikan lahan yang sebelumnya dipadamkan benar-benar aman dan tidak terdapat titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran Polres Minahasa Tenggara telah diperintahkan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan pendinginan lahan serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Polda Sulut juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tetap menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat sisa asap kebakaran.

Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Polda Sulut Pastikan Titik Api Padam

0

Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Polda Sulut Pastikan Titik Api Padam

Sulut – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara mengerahkan Helikopter Polisi P-3002 untuk melakukan pemantauan udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Soputan, Selasa (4/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan kebakaran sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pemantauan udara dipimpin langsung Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli, didampingi Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Direktur Samapta Kombes Pol. Mohamad Zamroni, serta Dansat Brimob Kombes Pol Robby M. Samban.

Helikopter P-3002 lepas landas dari Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 15.07 WITA dengan kru yang terdiri dari Kompol M. Nur sebagai pilot, Ipda Surya sebagai co-pilot, Aiptu Mivi selaku mekanik, Bripda Akbar sebagai helper, dan Ipda Bilal Khatami sebagai Flight Operation Officer (FOO).

Dari hasil pemantauan udara, tim masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap di sekitar lereng Gunung Soputan. Meski demikian, sebagian besar area yang sebelumnya terbakar telah berhasil dipadamkan melalui kerja sama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, dan unsur terkait lainnya.

Helikopter kemudian kembali mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi pukul 16.17 WITA setelah berhasil mengumpulkan data visual sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah penanganan lanjutan.

Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli menjelaskan, peninjauan udara dilakukan atas instruksi Kapolda Sulut untuk memastikan proses pemadaman telah berjalan optimal.

“Dalam peninjauan ini kami memastikan lahan yang sebelumnya dipadamkan benar-benar aman dan tidak terdapat titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran Polres Minahasa Tenggara telah diperintahkan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan pendinginan lahan serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Polda Sulut juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tetap menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat sisa asap kebakaran.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

0

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio
Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

Cuaca panas yang disertai angin kencang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan kering maupun vegetasi yang mudah terbakar. Kondisi seperti ini memerlukan perhatian bersama agar berbagai risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Melalui imbauan kepada masyarakat, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama kondisi cuaca panas berlangsung. Masyarakat diimbau menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, menyalakan api di lahan kering, maupun membuang puntung rokok sembarangan. Tindakan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan lingkungan maupun masyarakat.

Selain itu, Dirpolairud Polda Sulut juga mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Upaya pencegahan akan semakin efektif apabila didukung oleh partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mematuhi imbauan keselamatan, serta saling mengingatkan satu sama lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama yang baik antara masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan potensi kebakaran selama musim panas dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

0

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio
Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

Cuaca panas yang disertai angin kencang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan kering maupun vegetasi yang mudah terbakar. Kondisi seperti ini memerlukan perhatian bersama agar berbagai risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Melalui imbauan kepada masyarakat, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama kondisi cuaca panas berlangsung. Masyarakat diimbau menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, menyalakan api di lahan kering, maupun membuang puntung rokok sembarangan. Tindakan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan lingkungan maupun masyarakat.

Selain itu, Dirpolairud Polda Sulut juga mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Upaya pencegahan akan semakin efektif apabila didukung oleh partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mematuhi imbauan keselamatan, serta saling mengingatkan satu sama lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama yang baik antara masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan potensi kebakaran selama musim panas dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

0

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Imbau Waspada Cuaca Panas

Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio
Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

Cuaca panas yang disertai angin kencang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan kering maupun vegetasi yang mudah terbakar. Kondisi seperti ini memerlukan perhatian bersama agar berbagai risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Melalui imbauan kepada masyarakat, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama kondisi cuaca panas berlangsung. Masyarakat diimbau menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, menyalakan api di lahan kering, maupun membuang puntung rokok sembarangan. Tindakan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan lingkungan maupun masyarakat.

Selain itu, Dirpolairud Polda Sulut juga mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Upaya pencegahan akan semakin efektif apabila didukung oleh partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mematuhi imbauan keselamatan, serta saling mengingatkan satu sama lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama yang baik antara masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan potensi kebakaran selama musim panas dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

0

Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio
Dirpolairud Polda Sulut Imbau Waspada Cuaca Panas

Cuaca panas yang disertai angin kencang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan kering maupun vegetasi yang mudah terbakar. Kondisi seperti ini memerlukan perhatian bersama agar berbagai risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Melalui imbauan kepada masyarakat, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama kondisi cuaca panas berlangsung. Masyarakat diimbau menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, menyalakan api di lahan kering, maupun membuang puntung rokok sembarangan. Tindakan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan lingkungan maupun masyarakat.

Selain itu, Dirpolairud Polda Sulut juga mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Upaya pencegahan akan semakin efektif apabila didukung oleh partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mematuhi imbauan keselamatan, serta saling mengingatkan satu sama lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama yang baik antara masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan potensi kebakaran selama musim panas dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.