Beranda blog Halaman 153

HUT Ke-74, Humas Polri Gelar Diskusi Keteladanan Pendiri Brimob M Jasin

0

HUT Ke-74, Humas Polri Gelar Diskusi Keteladanan Pendiri Brimob M Jasin

Divisi Humas Polri menggelar diskusi mengenai keteladanan M Jasin (tangkapan layar)
Jakarta – Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari perjalanan hidup Mohammad Jasin, pendiri Brigade Mobile (Brimob) yang juga dikenal sebagai ‘Bapak Brimob’. Keteladanannya pada masa lampau dapat ditiru oleh seluruh aparat penegak hukum.
Pada hari jadi ke-74, Divisi Humas Polri menggelar diskusi mengenai keteladanan Mohammad Jasin, Kamis (30/10). Hadir sebagai narasumber yakni Sejarawan Lorenzo Youwerissa, Kapuspen Polri Tahun 2001 Komjen (Purn) Didi Widayadi, dosen Universitas Indonesia (UI), serta pengamat sosial dan komunikasi Devie Rahmawati.

Dalam acara tersebut hadir pula para narasumber lain yaitu Penasihat Ahli Kapolri Bidang Media Sosial Rustika Herlambang, Mantan Anggota DPR Johan Budi Sapto Pribowo, dan Aktivis HAM Usman Hamid.

Lorenzo selaku sejarawan mulanya bercerita mengenai momen Jasin membacakan ikrar sebagai Polisi Republik Indonesia pada tahun 1945. Setelah Jepang kalah dari sekutu, terjadi kekosongan pemerintahan di Indonesia.

Pada 19 Agustus 1945, Jasin, yang kala itu menjabat Komandan Pasukan Polisi Istimewa Surabaya, didatangi oleh para pemuda. Ia ditanya, apakah polisi masih berpihak kepada Jepang atau kini membela Indonesia.

“Dari sanalah dari tanggal 20 (Agustus 1945) malam, Pak Jasin mengumpulkan beberapa anggota polisi istimewa yang lain dan keputusan akhirnya adalah membacakan ikrar polisi istimewa adalah Polisi Republik Indonesia (pada) 21 Agustus 1945 jam 7 pagi,” kata Lorenzo.

“Ini adalah merupakan sebuah inisiatif dengan penggunaan diskresi yang tepat. Apa dampaknya? Status hukum yang jelas,” ujarnya.

Di saat yang sama, Jasin juga membina Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Jasin beserta anggotanya membina dan melatih badan-badan perjuangan dan pelajar mengenai cara menggunakan senjata.

“Ini menjalin hubungan yang baik dan mengajarkan mereka (para pelajar) bagaimana menjaga Kamtibmas ketika mungkin polisi kekuatannya terbatas hanya 250 orang kala itu,” sambungnya.

Lorenzo menjelaskan diplomasi juga menjadi kekuatan Jasin. Usai kalah dari sekutu, sebagian tentara Jepang masih berada di Indonesia.

Terdengar kabar Belanda dan sekutunya akan kembali ke Indonesia. Jasin kemudian diminta oleh rakyat Indonesia, yang kala itu tak punya senjata api, untuk meminta senjata api kepada otoritas Jepang.

Namun, Jepang khawatir bila rakyat Indonesia diberikan senjata, maka bisa berdampak fatal bagi keselamatan tentara Jepang yang masih tersisa di Indonesia. Dengan kekuatan diplomasinya, Jasin bisa melobi militer Jepang untuk memberikan senjata kepada rakyat Indonesia.

“Sifat-sifat diplomasinya beliau sebenarnya yang bisa meyakinkan Jepang ‘tenang kalian (Jepang) aman, tidak perlu khawatir, saya komandan polisi’. Maka dari itu Pak Jasin bisa memberikan win win solution dari pihak rakyat mendapatkan senjata sesuai dengan keinginan mereka, sementara Jepang yang meminta keamanan dari Pak Jasin, menjamin keamanan,” jelas Lorenzo.

Tak hanya itu, Lorenzo mengatakan Jasin juga pernah menolak kenaikan pangkat dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Jasin, kata Lorenzo, tak mau menerima kenaikan pangkat sebelum anak buahnya naik pangkat.

“Dia berpikir ‘kenapa saya harus naik pangkat kalau anak buah saya tidak naik pangkat. Naikkan dulu pangkat anak buah saya, baru saya mau terima’,” tutur Lorenzo menirukan reaksi Jasin.

Dosen UI sekaligus pengamat sosial dan komunikasi, Devie Rahmawati, juga memuji keteladanan Jasin semasa hidupnya. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kehidupan Jasin.

“Dari beliau kita belajar komunikasi adalah taktik, bukan pelengkap di medan Surabaya hingga konsolidasi Brimob. Kemenangan bukan hanya soal daya tempur melainkan daya menjelaskan mengapa polisi hadir, apa yang kita lakukan, dan bagaimana rakyat dapat berperan,” ucap Devie.
“Itu bahasa komunikasi komando yang meredakan panik,” lanjutnya.

Karena keahlian komunikasinya, Jasin, terang Devie, memberikan pengalaman yang menyejukkan. Devie mengatakan Jasin bisa menyatukan langkah dan mengundang partisipasi aktif rakyat.

“Kenapa mereka (rakyat) mau partisipasi? karena mereka mereka percaya karena komunikasi yang dilakukan polisi saat itu oleh Pak Jasin,” ujar Devie.

“Menunjukkan polisi yang diwakili Pak Jasin saat itu melewati zamannya. Kini teladan itu makin relevan,” lanjutnya.

Kapuspen Polri 2001, Komjen (purn) Didi Widayadi, mengatakan polisi masa kini perlu meneladani Didi. Polisi, tutur Didi, harus bisa melanjutkan semangat Jasin.

“Tentunya kita harus bisa mengidentifikasi apa nilai-nilai Jasin dengan semangat perjuangan dan justifikasinya mengapa kok (Jasin) dapat nilai-nilai organik, nilai-nilai mendasar itu sampai revolusi,” imbuh Didi.

Sebagai informasi, Mohammad wafat pada 3 Mei 2012 di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Atas jasa-jasanya yang luar biasa, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden No. 116/TK/Tahun 2015 menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada M Jasin.

Ia menjadi polisi pertama dalam sejarah Republik Indonesia yang memperoleh gelar tersebut. Penghargaan ini menegaskan perannya sebagai tokoh pejuang, pendiri Brimob, serta sosok polisi teladan yang tidak hanya berjuang di medan tempur, tetapi juga di panggung diplomasi dan kenegaraan.

Peringati Hari Jadi Ke-74, Humas Polri Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan

0

Peringati Hari Jadi Ke-74, Humas Polri Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan

Jakarta – Humas Polri memperingati hari jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk ‘Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat’. Acara ini diharapkan menjadi komunikasi dua arah dalam meningkatkan kepercayaan publik.
Sarasehan ini digelar di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara dihadiri oleh Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, dan sejumlah pejabat utama Mabes Polri, pejabat Divhumas Polri, para Kabidhumas Polda Jajaran, para pemimpin redaksi media nasional, serta para Kadivhumas Polri pada masanya.

Selain itu, sejumlah mantan Kadivhumas turut hadir dalam acara ini, yaitu Irjen Purn Sidarto Danusubroto, Komjen Purn Togar M Sianipar, Komjen Purn Didi Widayadi, Irjen Purn Sisno Adiwinoto, Komjen Purn Nanan Soekarna, Irjen Purn H Iskandar Hasan, Komjen Purn H Saud Usman Nasution, Komjen Purn Anang Iskandar, Irjen Purn Ronny Franky Sompie, serta Komjen Purn Setyo Wasisto.

HUT Ke-74, Humas Polri Gelar Diskusi Keteladanan Pendiri Brimob M Jasin
Acara ini juga dihadiri oleh Ibu Ruby M Jasin, istri dari almarhum Komjen M Jasin, beserta keluarga. Ketua Panitia Kombes Komang Suartana menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum refleksi.

https://youtu.be/mlIkGx3ZuOw?si=-BL920damAU9Cj_Q

“Pelaksanaan Hari Jadi ke-74 Humas Polri ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pengabdian dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta menguatkan peran Humas Polri sebagai jembatan komunikasi dua arah dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Kombes Komang.

Komang mengatakan tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat transformasi Polri menuju institusi yang lebih profesional, akuntabel, dan humanis.

“Melalui tema Polisi Humanis Harapan Masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, serta pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Acara diawali dengan doa, tarian pembuka, dan laporan panitia, dilanjutkan sarasehan menghadirkan narasumber mantan Wakapolri Komjen Purn Nanan Soekarna, penasihat ahli Kapolri bidang media sosial Rustika Herlambang, mantan anggota DPR RI Johan Budi, serta aktivis HAM Usman Hamid.

Kemudian, untuk dialog kebangsaan ini menghadirkan Komjen Purn Didi Widayadi, sejarawan Lorenzo Yauwerissa, serta akademisi Dr Devie Rahmawati turut memperkaya perspektif kebangsaan. penyerahan cendera mata kepada keluarga M Jasin sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada pahlawan nasional.

Peringatan hari jadi ke-74 ini diharapkan semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat, serta meneguhkan peran Humas sebagai garda depan komunikasi publik yang humanis dan terpercaya.

Kapolri Tak Menyangka Presiden Prabowo Menghadiri Pemusnahan Narkoba

0

Kapolri Tak Menyangka Presiden Prabowo Menghadiri Pemusnahan Narkoba

Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Periode Oktober 2024-2025 di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Oktober 2025. Sebab, dirinya tidak menyangka bahwa Kepala Negara akan datang pada acara pemusnahan narkoba itu.

“Yang terhormat Bapak Presiden, jujur, Pak, kehadiran Bapak hari ini sebenarnya di luar ekspektasi kami. Terima kasih, Pak,” kata Listyo dikutip dari Antara, Rabu, 29 Oktober 2025.

Jenderal bintang empat itu bercerita dirinya melaporkan terkait acara pemusnahan narkobaini kepada Presiden Prabowo beberapa hari lalu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Saat itu, Presiden Prabowo langsung berkenan memimpin acara pemusnahan.

“Bahkan, beliau menyampaikan kalau ada pabrik atau penangkapan besar, beliau akan langsung hadir,” ungkap Listyo.

Atas hal tersebut, Kapolri pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo. Menurut dia, sikap RI 1 tersebut sebagai motivasi kepada seluruh aparat kepolisian dalam memberantas narkoba.

“Ini membuat seluruh anggota kami menjadi sangat termotivasi,” sebut Listyo.

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jaksel. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.

Dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba hari ini, Presiden Prabowo memimpin langsung dengan secara simbolis memusnahkan beberapa bungkus narkoba. Adapun selama periode Oktober 2024 sampai dengan Oktober 2025, Polri dapat mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka serta menyita berbagai jenis narkoba dengan total 214,84 ton.

Terhadap barang bukti narkoba yang telah diamankan tersebut, telah dilakukan beberapa kali pemusnahan di setiap daerah. Sehingga, total barang haram yang dimusnahkan seberat 212,7 ton.

Hal tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah diatur dalam Pasal 91 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, yaitu pemusnahan barang sita narkotika dilakukan paling lama tujuh hari setelah memperoleh penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat.

Sisa barang bukti narkoba sebanyak 2,1 ton dimusnahkan dengan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Turut hadir sejumlah pejabat dalam acara ini seperti, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Hakim Agung Mahkamah Agung Yanto, Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam dan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas, Menteri Impas Agus Andrianto, hingga Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan.

Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri, diantaranya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kepala Bareskrim Polri Komjen Syahardiantono, hingga sejumlah kapolda.

Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan ke Polri: Kalau Ada Pabrik Narkoba Diungkap, Saya Ingin Hadir!

0

Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan ke Polri: Kalau Ada Pabrik Narkoba Diungkap, Saya Ingin Hadir!

Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba. Hal itu disampaikan saat beliau menghadiri kegiatan pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba yang disita oleh Polri di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo secara tegas menyatakan keinginannya untuk turut hadir langsung ketika Polri berhasil mengungkap pabrik narkoba di masa mendatang.

“Tadi saya sampaikan ke Kapolri, kalau ada indikasi pabrik mau diini (ungkap), saya ingin hadir juga pada saat itu. Untuk memberi penekanan bahwa ini usaha kita semua,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh semangat.


Menurut Prabowo, kehadirannya dalam kegiatan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap Polri dan seluruh aparat penegak hukum yang berjuang di garis depan memberantas narkoba.

“Saya ingin menunjukkan bahwa negara serius, pemerintah hadir, dan kita tidak akan kompromi terhadap kejahatan narkoba,” tegasnya.

Presiden juga mengapresiasi langkah tegas Polri yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah masif, serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyelamatkan generasi muda Indonesia dari ancaman narkotika.

Kehadiran Presiden dalam kegiatan pemusnahan ini pun mendapat sambutan hangat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri mengaku bangga dan menyebut kehadiran Presiden merupakan dorongan moral besar bagi seluruh jajaran Polri dalam melanjutkan perang terhadap narkoba.

Dengan semangat nasional yang menggelora, Presiden Prabowo menutup pesannya bahwa perang melawan narkoba adalah perang untuk masa depan bangsa.

“Kita tidak boleh kalah. Ini tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi penerus Indonesia.”

#IndonesiaTanpaNarkoba #PolriPresisi #PresidenPrabowo #PerangLawanNarkoba #HumasPolri

 

Kapolda Metro Tekankan Peran Bhabinkamtibmas Jaga Jakarta, Ciptakan Rasa Aman

0

Kapolda Metro Tekankan Peran Bhabinkamtibmas Jaga Jakarta, Ciptakan Rasa Aman

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan pengarahan kepada 907 personel Bhabinkamtibmas Polda Metro Jaya. Ia menekankan peran penting Bhabinkamtibmas dalam Jaga Jakarta untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat.
Hal itu disampaikan Irjen Asep Edi Suheri dalam pengarahan dengan tema ‘Jaga Jakarta, Kita Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Lingkungan Kita’ di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang memiliki dinamika sosial tinggi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Metro Jaya dalam memperkuat kualitas pembinaan Bhabinkamtibmas agar lebih responsif dan humanis dalam melayani masyarakat.

“Arahan Bapak Kapolda menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga sahabat bagi masyarakat. Mereka harus hadir, mendengar, dan memberikan solusi dengan cara yang humanis,” ujar Brigjen Pol Ade Ary.

Menurutnya, wilayah megapolitan seperti Jakarta memiliki tingkat mobilitas dan keragaman sosial yang tinggi. Kondisi tersebut menuntut kehadiran petugas Bhabinkamtibmas yang sigap, komunikatif, dan mampu memahami dinamika masyarakat di wilayahnya.

Brigjen Ade Ary menambahkan, di era digital saat ini, arus informasi yang cepat dan masif menuntut Bhabinkamtibmas untuk lebih tanggap terhadap potensi penyebaran berita palsu (hoaks) atau disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menekankan peran penting Bhabinkamtibmas dalam Jaga Jakarta. (Dok. Istimewa)
“Kehadiran Bhabinkamtibmas yang aktif di tengah masyarakat mampu mencegah keresahan sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas. Polri ingin memastikan setiap warga merasa aman dan terlindungi,” jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi sosial, mengenal karakteristik warga binaan, dan memanfaatkan teknologi untuk pelaporan cepat.

“Bhabinkamtibmas perlu memiliki empati dan kemampuan komunikasi yang selaras dengan karakter masyarakat. Dengan itu, kehadiran Polri akan benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan Pelayan Masyarakat,” tegasnya.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Kolaborasi antara warga, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi menjaga lingkungannya, saling peduli, dan saling melindungi,” pungkasnya.

Warga Jakut Terharu, Dua Mobil Rental yang Dicuri Lima Bulan Dikembalikan Polisi

Warga Jakut Terharu, Dua Mobil Rental yang Dicuri Lima Bulan Dikembalikan Polisi

 

Suasana haru menyelimuti halaman Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (27/10/2025). Dengan mata berkaca-kaca, Wawan Darmawan, warga Jakarta Utara, tak kuasa menahan tangis bahagia saat dua mobil rental miliknya yang sempat hilang berbulan-bulan akhirnya kembali ke tangannya.

Dua mobil miliknya, Toyota Yaris dan Toyota Rush, dikembalikan dalam kondisi utuh oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok setelah berhasil mengungkap kasus penggelapan kendaraan oleh pelanggannya sendiri.

“Alhamdulillah, mobil sudah ditemukan dalam keadaan baik, mulus, enggak ada sedikit pun yang hilang. Terima kasih banyak kepada jajaran kepolisian,” ujar Wawan penuh haru.

Kasus ini bermula ketika Wawan, yang mengelola usaha penyewaan mobil di Jakarta Utara, menerima order penyewaan dari seorang pria berinisial T (40) pada awal tahun 2025. Pelaku menyewa dua unit mobil dengan perjanjian selama lima bulan. Namun setelah masa sewa berakhir, T tidak juga mengembalikan mobil maupun melunasi biaya sewanya.

“Pada bulan ke enam sampai ke 10, biaya sewa tidak dibayarkan dan dua unit mobil tidak dikembalikan. Pelapor kemudian melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada 21 Mei 2025,” terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah Tobing.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim melakukan penyelidikan intensif dan pelacakan melalui sistem GPS. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa kedua mobil telah dibawa keluar wilayah Jakarta. Polisi kemudian melakukan pengejaran lintas daerah hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di kawasan Jakarta Utara.

Dari hasil pengembangan, Toyota Yaris ditemukan di Lampung Selatan, sementara Toyota Rush berhasil diamankan di Madura, Jawa Timur. “Pelaku kami amankan beserta barang bukti dua kendaraan yang sempat dijualnya ke luar daerah,” jelas Martuasah.

Atas perbuatannya, pelaku T kini ditahan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Kisah ini menjadi bukti nyata kerja keras dan kesigapan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus kejahatan, sekaligus membawa kembali harapan bagi masyarakat yang menjadi korban.

“Terima kasih kepada polisi. Saya sudah pasrah, tapi ternyata keajaiban datang lewat tangan mereka,” tutur Wawan dengan senyum lega.

 

 

Menhut Terima Kasih ke Kapolri Angka Karhutla Menurun di 2025

0

Menhut Terima Kasih ke Kapolri Angka Karhutla Menurun di 2025

Menhut menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Rumondang/detikcom)
Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyampaikan terima kasih, karena kerja sama yang baik dengan Polri, kasus kebakaran hutan di Tanah Air dapat ditekan.
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepolisian Republik Indonesia terkait dengan karhutla pada tahun ini, berkat kerja sama kita bersama, angka karhutla kita alhamdulillah menurun,” kata Raja Juli usai audiensi di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

Raja Juli menyatakan terdapat penurunan peristiwa karhutla yang signifikan sepanjang 2025 dari tahun sebelumnya. “Angka karhutla kita menurun dari 376 ribu hektare pada 2024, pada tahun ini menjadi 213 ribu hektare pada 2025,” ungkap dia.

Politikus Partai PSI itu juga menyatakan penurunan kasus itu tak lepas dari perhatian Presiden Prabowo Subianto akan kelestarian lingkungan. Dia mengungkap Prabowo memimpin langsung rapat terbatas yang membahas tentang penanganan karhutla.

“Pak Kapolri tahu sendiri bahwa Pak Presiden pernah dua kali memimpin ratas khusus tentang karhutla dan beliau berbicara sangat detail sekali. Beliau tahu jenis-jenis pesawat, jenis-jenis helikopter, berapa harga sewa dan lain sebagainya. Sehingga beliau menginstruksikan dengan sangat tepat dan cepat untuk mengantisipasi karhutla pada 2025 ini,” ungkap Raja Juli.

Di sisi lain, menurutnya, kolaborasi yang baik antar kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah juga juga menjadi bagian upaya menekan terjadinya karhutla. “Dengan BMKG, dengan BNPB, dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Kehutanan, termasuk dengan TNI-Polri,” tutur Raja Juli.

“Sehingga kerja sama yang padu ini memungkinkan kita untuk bertindak lebih cepat dan berharap ke depan tentu kolaborasi ini semakin baik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jenderal Sigit menuturkan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan preemtif dalam menangani kasus karhutla di wilayah. Hal itu, kata dia, senada dengan amanat dalam undang-undang.

“Ini yang tentunya kemudian harus kita kontrol dengan baik sehingga proses pada saat melaksanakan kearifan lokal, ini betul-betul diikuti dengan aturan bagaimana pada saat mau dilaksanakan, dilaporkan terlebih dahulu kemudian ditunggu sampai dengan selesai sehingga kemudian tidak terjadi masalah,” terang Jenderal Sigit.

Dia berharap upaya menekan angka peristiwa kebakaran hutan dana menyelamatkan luasan lahan hutan di Tanah Air.

“Ke depan, kami terus akan melakukan perbaikan bersama-sama Kementerian Kehutanan dan mungkin nanti juga seluruh rekan-rekan stakeholder terkait. Sehingga kebakaran hutan di tahun 2026-2027 bisa kita kurangi, sehingga luasan lahan yang terbakar juga bisa berkurang,” pungkasnya.

Audiensi Dengan Menhut, Kapolri Siap Bersinergi Hadapi Karhutla

0

Audiensi Dengan Menhut, Kapolri Siap Bersinergi Hadapi Karhutla

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar audiensi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). Sejumlah pembahasan dan isu dibahas keduanya dalam kesempatan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Sigit menekankan soal optimalisasi kepolisian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia.

Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, kata Sigit.

Menurut Sigit, saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026, yang dimulai dari wilayah Indonesia bagian barat dan secara bertahap bergerak ke bagian timur. Namun, karhutla masih harus diwaspadai di sejumlah titik.

Meski demikian, BMKG juga menjelaskan saat ini masih terjadi kondisi panas ekstrem di beberapa wilayah Indonesia di antaranya yang terjadi di Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, hingga Sentani, ujar Sigit.

Sigit memapatkan, berdasarkan hasil monitoring titik hotspot pada periode Januari sampai 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (confidence level high).

Menurutnya, angka ini menurun sebanyak 833 titik atau 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Adapun wilayah dengan titik hotspot tertinggi terjadi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan, kondisi cuaca kering, angin kencang yang menyebabkan penyebaran titik api dengan cepat serta karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut, ucap Sigit.

Sigit memastikan, dalam penanggulangan Karhutla, Polri bersama stakeholders terkait, termasuk Kementerian Kehutanan, telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla.

Pada tahun 2025, Polri telah melaksanakan 27.621 kegiatan sosialisasi dan 11.949 kegiatan patroli. Selain itu, hingga saat ini Polri bersama stakeholders terkait telah membangun 4.032 embung atau kanal serta 1.457 menara pantau di beberapa wilayah rawan kebakaran hutan.

Dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan,  ekonomi, dan sosial masyarakat, Polri bersama Kementerian dan Lembaga terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat, terpadu, dan berkesinambungan, papar Sigit.

Upaya tersebut diawali dengan peningkatan kesiapsiagaan personel dan Sarpras, serta pendirian Posko Tanggap Darurat terpadu di wilayah rawan Karhutla.

Kami juga menerapkan early warning system dalam rangka monitoring dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla melalui pemanfaatan aplikasi Geospatial Analytic Center (GAC), yang terpadu dan berkesinambungan dengan
aplikasi instansi lainnya seperti SiPongi (Kemenhut), Fire Danger Rating System, Himawari (BMKG), dan TMAT (KLHK), papar Sigit.

Kemudan, melakukan patroli darat maupun udara terpadu yang melibatkan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api untuk mendeteksi dan memverifikasi titik hotspot secara real time. Ketika,  ditemukan adanya titik Karhutla, maka dilakukan upaya pemadaman dengan melibatkan melalui personel dan Sarpras pada jalur darat ataupun operasi modifikasi cuaca.

Selanjutnya, Sigit menuturkan, terkait penegakan hukum, pihaknya mengedepankan tindakan tegas dan profesional. Pada periode
Januari sampai 23 Oktober 2025, Polri telah menangani 86 kasus tindak pidana Karhutla dengan menetapkan 83 tersangka perorangan.

Adapun modus operandi dari para pelaku yaitu melakukan pembakaran lahan untuk kegiatan usaha, khususnya perkebunan. Terakhir, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga membahayakan kesehatan dan keselamatan banyak orang, tutup Sigit.

Kapolri Ajak Masyarakat Rawat Toleransi di Momentum Hari Santri Nasional 2025

0

 

Kapolri Ajak Masyarakat Rawat Toleransi di Momentum Hari Santri Nasional 2025

24 Oktober 2025   Kompasiana, Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional 2025 melalui akun Instagram pribadinya, @listyosigitprabowo, pada Rabu (22/10).

Dalam unggahannya, Kapolri menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para santri dan ulama yang telah berkontribusi besar dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia mengingatkan kembali peristiwa bersejarah Resolusi Jihad yang digagas oleh KH. Hasyim Asy’ari, sebagai tonggak penting dalam perjuangan bangsa melawan penjajahan.

“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025. Dengan semangat Hari Santri, mari kita solidkan barisan dalam ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’,” ungkap Kapolri.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, nilai-nilai keikhlasan, disiplin, dan cinta tanah air yang tertanam dalam diri para santri harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.

Momentum Hari Santri, lanjut Kapolri, bukan hanya milik kalangan pesantren, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dengan semangat “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan santri dan ulama, dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan bernegara.

 

Irjen Pol. Sandi Nugroho Tegaskan Gugus Tugas Polri Fokus Hasil Nyata untuk Masyarakat

0

Irjen Pol. Sandi Nugroho Tegaskan Gugus Tugas Polri Fokus Hasil Nyata untuk Masyarakat

Jakarta — Polri melalui Gugus Tugas 2025 mencatat berbagai capaian strategis dalam mendukung program prioritas nasional. Beragam langkah konkret ini menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan pemerintah.

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Di sektor ketahanan pangan, Polri berhasil menggarap penanaman jagung di lahan seluas 566.572 hektare dengan hasil produksi mencapai 2,83 juta ton hingga Oktober 2025. Program ini tidak berhenti di situ — Polri menargetkan peningkatan hingga 1 juta hektare lahan dengan total produksi 4 juta ton jagung pada akhir tahun.

Selain itu, Polri juga aktif mendukung stabilitas pangan nasional melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga kini, tercatat 85.556 kegiatan GPM telah digelar dengan penyaluran lebih dari 111 ribu ton beras SPHP ke seluruh pelosok Indonesia.

Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri mendirikan 771 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah. Dua di antaranya — SPPG Pejaten dan SPPG Cipinang — bahkan telah mendapatkan sertifikasi halal dan laik higiene sanitasi dari BPJPH, menunjukkan komitmen Polri terhadap kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat.

Perumahan dan Pendidikan untuk Kesejahteraan

Di bidang kesejahteraan anggota, Polri bekerja sama dengan Asabri dan 104 pengembang untuk membangun 27.914 unit rumah bagi personel Polri. Program ini tidak hanya meningkatkan taraf hidup anggota, tetapi juga memberikan kepastian hunian yang layak bagi keluarga besar kepolisian.

Sementara di bidang pendidikan, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur terus menunjukkan progres positif. Sekolah ini diharapkan menjadi pusat pembentukan karakter unggul bagi generasi muda, dengan target penyelesaian proyek pada pertengahan tahun 2026.

 

content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

content-1701