Beranda blog Halaman 175

Polresta Bulungan Berbagi Takjil, Wujud Polri Hadir di Tengah Masyarakat

0

Polresta Bulungan Berbagi Takjil, Wujud Polri Hadir di Tengah Masyarakat

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Dalam momen bulan suci Ramadhan 1446 H, jajaran Polresta Bulungan terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan melaksanakan aksi berbagi kasih. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan selama bulan Ramadhan ini adalah pembagian takjil kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri hadir dan peduli terhadap warga. Kali ini digelar depan Mako Polresta Bulungan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bulungan, serta sejumlah personel Polresta Bulungan.


Masyarakat menyambut baik program berbagi kasih ini, yang dianggap sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Sejumlah pengendara dan pejalan kaki yang melintas di lokasi pembagian tampak antusias menerima takjil yang dibagikan oleh personel kepolisian.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara Polri untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan.

“Kegiatan berbagi takjil ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Ini juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolresta.

Kapolresta Bulungan menambahkan bahwa aksi berbagi takjil ini akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa menjadi ladang amal bagi kami semua dan semakin mempererat hubungan baik antara Polri dan warga Bulungan,” tambahnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Polresta Bulungan dalam mendekatkan diri kepada masyarakat serta menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir dan memberikan manfaat di tengah-tengah warga, terutama di momen penuh berkah seperti bulan suci Ramadhan. (HmsPolresta)

Polresta Bulungan Gelar Bazar dan Baksos Ramadhan 2025, Wujud Kepedulian untuk Personel dan PHL

0

Polresta Bulungan Gelar Bazar dan Baksos Ramadhan 2025, Wujud Kepedulian untuk Personel dan PHL

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1446 H, Polresta Bulungan menggelar kegiatan Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Bakti Sosial (Baksos) Ramadhan Bhayangkari 2025 di Mako Polresta Bulungan, Jumat (21/3/2025).

Berita Polisi Acara ini dihadiri oleh Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, beserta jajaran, di antaranya para Kabag, Kasi, Bhayangkari Cabang Kota Bulungan, serta seluruh personel Polresta Bulungan dan Pegawai Harian Lepas (PHL) yang menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini.

Selama acara, suasana berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri Presisi dalam memberikan perhatian kepada seluruh personel serta tenaga PHL yang turut berperan dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah Bulungan.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap seluruh anggota yang telah berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota, baik personel tetap maupun PHL, dapat merasakan kebersamaan dan keberkahan bulan suci Ramadhan ini. Bazar dan Baksos ini diadakan sebagai bentuk perhatian serta dukungan bagi mereka yang telah bekerja keras demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolresta.

Dalam kegiatan ini, disediakan paket sembako melalui Bazar Ramadhan. Selain itu, paket Baksos yang berisi kebutuhan pokok juga diberikan secara gratis kepada para penerima manfaat.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama di bulan Ramadhan, di mana pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat,” tambah Kapolresta.

Bhayangkari Cabang Kota Bulungan turut berperan aktif dalam pelaksanaan Baksos ini dengan membagikan paket sembako serta memberikan dukungan moril kepada para keluarga anggota kepolisian.

Kapolresta Bulungan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam membangun hubungan yang lebih erat antara anggota, keluarga besar Polri, serta masyarakat.

“Kami akan terus mengupayakan program-program sosial yang bermanfaat bagi seluruh anggota, terutama mereka yang membutuhkan dukungan tambahan. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua di bulan suci ini,” tutup Kapolresta.

Dengan terlaksananya Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Baksos Bhayangkari 2025, diharapkan seluruh personel dan tenaga PHL Polresta Bulungan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan penuh keberkahan. (HmsPolresta)

Penjelasan Resmi Kapolda Papua Barat Terkait Hilangnya Iptu Marbun Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

0

Penjelasan Resmi Kapolda Papua Barat Terkait Hilangnya Iptu Marbun Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

Kapolda Papua Barat, Johnny, dengan tegas membantah adanya sabotase terkait hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi S Marbun, yang hilang dalam operasi pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi III DPR, Senin (17/3), sebagai respons terhadap dugaan yang disampaikan oleh istri Iptu Tomi, Ria Tarigan, yang mencurigai adanya sabotase dalam proses pencarian suaminya.

Johnny menegaskan bahwa pencarian terhadap Iptu Tomi telah dilakukan secara maksimal dan melibatkan aparat gabungan dari berbagai instansi. Pencarian tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap, dengan fokus utama pada upaya menemukan dan menyelamatkan Iptu Tomi. Ia menekankan bahwa tuduhan sabotase sama sekali tidak berdasar. “Tidak ada sabotase, tidak ada. Kami tegaskan sekali lagi untuk menepis segala anggapan, dugaan, atau persepsi terkait dengan sabotase dalam kasus ini,” ujar Johnny dengan tegas.

“Kita pahami bersama bahwa kondisi geografis di titik penindakan, jaring komunikasi dan peralatan komunikasi ini sangat terbatas, sama seperti penindakan atau operasi penegakan hukum yang kita lakukan terutama di Papua,” ujarnya.

 

“Ketika mengalami kondisi geografis yang terbatas terkait dukungan komunikasi pasti informasi yang kita dapat adalah informasi yang masih belum utuh, informasi yang perlu kami verifikasi dan validasi kembali,” imbuhnya.

Johnny merincikan proses pencarian Iptu Tomi tahap pertama dilakukan sejak tanggal 18 setelah dilaporkan hanyut hingga 31 Desember. Ia menyebut ketika itu aparat TNI dan Polri sudah melakukan penyisiran di lokasi kejadian termasuk melalui udara.

Akan tetapi, selama periode itu ia menyebut pencarian tidak membuahkan hasil sehingga harus dihentikan sementara sembari dievaluasi. Johnny mengatakan pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada 28 Januari-3 Februari 2025.

“Proses pencarian telah diupayakan secara sungguh-sungguh dan serius. Memang sampai dengan terakhir pencarian masih belum kita temukan,” jelasnya.
Sebelumnya Ria Tarigan, istri dari Iptu Tomi Samuel Marbun, menilai ada banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses hilangnya sang suami saat sedang mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 18 Desember 2024.

Hal tersebut disampaikan Ria dalam Rapat bersama Komisi III DPR di Gedung Parlemen, pada Senin (17/3) kemarin. Ia menyebut kejanggalan pertama dikarenakan ada tiga versi terkait kronologi hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni itu.

Ia mennyebut proses pencarian suaminya baru dilakukan keesokan harinya setelah dilaporkan hilang atau sejak tanggal 19 Desember 2024. Akan tetapi sejak dimulai pencarian itulah ia menyebut mulai terjadi banyak kejanggalan.

Mulai dari penggunaan helikopter untuk pencarian dibayar menggunakan uang pribadi keluarga, kemudian anggota dilarang menceritakan kronologi kejadian kepada keluarga Tomi, hingga para istri anggota yang memberikan ucapan semangat ke Ria di media sosial mendapat ancaman mutasi bagi suaminya.

 

 

Kapolda Papua Barat Jelaskan Kasus Hilangnya Iptu Marbun, Berikut Pernyataannya

0

Kapolda Papua Barat Jelaskan Kasus Hilangnya Iptu Marbun, Berikut Pernyataannya

Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, secara tegas membantah adanya dugaan sabotase dalam kasus hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi S Marbun. Kasus ini mencuat setelah Iptu Tomi dilaporkan hilang saat terlibat dalam operasi pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang selama ini menjadi ancaman serius di wilayah Papua Barat. Pernyataan tegas ini disampaikan Irjen Johnny dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI pada Senin, 17 Maret, sebagai respon terhadap kecurigaan yang disampaikan oleh istri Iptu Tomi, Ria Tarigan.

Ria Tarigan sebelumnya mengungkapkan kekhawatiran bahwa proses pencarian suaminya diduga mengalami sabotase, baik dari pihak Polres Teluk Bintuni maupun Polda Papua Barat. Menanggapi hal tersebut, Irjen Johnny dengan jelas menyatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai dugaan sabotase. Ia memastikan bahwa semua prosedur pencarian telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang berlaku dan mempertimbangkan situasi di lapangan yang memang sangat menantang.

“Kami pastikan tidak ada sabotase dalam pencarian Iptu Tomi. Semua prosedur sudah kami jalankan sesuai standar dan situasi di lapangan,” ujar Irjen Johnny dengan tegas di hadapan anggota dewan. Kapolda menjelaskan bahwa pencarian Iptu Tomi telah dilakukan secara maksimal dan melibatkan banyak pihak, tidak hanya anggota Polres Teluk Bintuni, tetapi juga TNI, Brimob, dan tim SAR. Kerja sama antara aparat kepolisian dan militer, serta pihak terkait lainnya, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya menemukan Iptu Tomi.

Lebih lanjut, Irjen Johnny menyampaikan bahwa upaya pencarian dilakukan secara bertahap, mengingat medan yang berat dan kondisi geografis yang sulit di wilayah tersebut. Selain itu, potensi ancaman dari KKB yang masih aktif di sekitar lokasi operasi turut mempengaruhi jalannya pencarian. “Situasi di lapangan memang sangat menantang, wilayahnya berat dan penuh risiko. Namun kami tidak mengendurkan pencarian. Ini adalah prioritas kami,” tambahnya.

Kasus hilangnya Iptu Tomi memang sangat menarik perhatian publik, terutama mengingat perannya dalam operasi penegakan hukum di daerah yang rawan konflik dan sering kali menjadi sasaran serangan dari kelompok-kelompok bersenjata. Hingga kini, aparat gabungan masih bekerja keras untuk menyisir berbagai titik strategis demi menemukan jejak Iptu Tomi.

Pihak keluarga, terutama istri dan anak-anak Iptu Tomi, tentu saja berharap agar pencarian suami dan ayah mereka terus dilakukan dengan maksimal, serta meminta adanya transparansi dalam setiap perkembangan penyelidikan. Irjen Johnny, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa semua informasi terkait proses pencarian dan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada keluarga maupun publik. Hal ini diharapkan dapat menghindari spekulasi yang dapat meresahkan, serta memastikan bahwa pihak berwenang terus bekerja dengan transparansi dan integritas.

Dengan adanya penjelasan langsung dari Kapolda, diharapkan masyarakat dan keluarga Iptu Tomi dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai upaya yang sudah dilakukan oleh aparat untuk mencari dan menemukan anggota Polri yang hilang tersebut. Meski proses pencarian berlangsung di wilayah yang penuh tantangan, komitmen untuk menyelamatkan nyawa Iptu Tomi tetap menjadi prioritas utama.

 

Kapolda Papua Barat Jelaskan Kasus Hilangnya Iptu Marbun, Berikut Pernyataannya

0

Kapolda Papua Barat Jelaskan Kasus Hilangnya Iptu Marbun, Berikut Pernyataannya

Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, secara tegas membantah adanya dugaan sabotase dalam kasus hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi S Marbun. Kasus ini mencuat setelah Iptu Tomi dilaporkan hilang saat terlibat dalam operasi pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang selama ini menjadi ancaman serius di wilayah Papua Barat. Pernyataan tegas ini disampaikan Irjen Johnny dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI pada Senin, 17 Maret, sebagai respon terhadap kecurigaan yang disampaikan oleh istri Iptu Tomi, Ria Tarigan.

Ria Tarigan sebelumnya mengungkapkan kekhawatiran bahwa proses pencarian suaminya diduga mengalami sabotase, baik dari pihak Polres Teluk Bintuni maupun Polda Papua Barat. Menanggapi hal tersebut, Irjen Johnny dengan jelas menyatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai dugaan sabotase. Ia memastikan bahwa semua prosedur pencarian telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang berlaku dan mempertimbangkan situasi di lapangan yang memang sangat menantang.

“Kami pastikan tidak ada sabotase dalam pencarian Iptu Tomi. Semua prosedur sudah kami jalankan sesuai standar dan situasi di lapangan,” ujar Irjen Johnny dengan tegas di hadapan anggota dewan. Kapolda menjelaskan bahwa pencarian Iptu Tomi telah dilakukan secara maksimal dan melibatkan banyak pihak, tidak hanya anggota Polres Teluk Bintuni, tetapi juga TNI, Brimob, dan tim SAR. Kerja sama antara aparat kepolisian dan militer, serta pihak terkait lainnya, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya menemukan Iptu Tomi.

Lebih lanjut, Irjen Johnny menyampaikan bahwa upaya pencarian dilakukan secara bertahap, mengingat medan yang berat dan kondisi geografis yang sulit di wilayah tersebut. Selain itu, potensi ancaman dari KKB yang masih aktif di sekitar lokasi operasi turut mempengaruhi jalannya pencarian. “Situasi di lapangan memang sangat menantang, wilayahnya berat dan penuh risiko. Namun kami tidak mengendurkan pencarian. Ini adalah prioritas kami,” tambahnya.

Kasus hilangnya Iptu Tomi memang sangat menarik perhatian publik, terutama mengingat perannya dalam operasi penegakan hukum di daerah yang rawan konflik dan sering kali menjadi sasaran serangan dari kelompok-kelompok bersenjata. Hingga kini, aparat gabungan masih bekerja keras untuk menyisir berbagai titik strategis demi menemukan jejak Iptu Tomi.

Pihak keluarga, terutama istri dan anak-anak Iptu Tomi, tentu saja berharap agar pencarian suami dan ayah mereka terus dilakukan dengan maksimal, serta meminta adanya transparansi dalam setiap perkembangan penyelidikan. Irjen Johnny, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa semua informasi terkait proses pencarian dan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada keluarga maupun publik. Hal ini diharapkan dapat menghindari spekulasi yang dapat meresahkan, serta memastikan bahwa pihak berwenang terus bekerja dengan transparansi dan integritas.

Dengan adanya penjelasan langsung dari Kapolda, diharapkan masyarakat dan keluarga Iptu Tomi dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai upaya yang sudah dilakukan oleh aparat untuk mencari dan menemukan anggota Polri yang hilang tersebut. Meski proses pencarian berlangsung di wilayah yang penuh tantangan, komitmen untuk menyelamatkan nyawa Iptu Tomi tetap menjadi prioritas utama.

 

Humas Polri Bentuk Satgas Humas Operasi Ketupat 2025, Libatkan 43 Personel

0

Humas Polri Bentuk Satgas Humas Operasi Ketupat 2025, Libatkan 43 Personel

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar Pasukan Kesiapsiagaan Satgas Humas Operasi Ketupat 2025. Personel yang terlibat dalam Satgas Humas berjumlah 43 orang.
Apel dipimpin oleh Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, yang mewakili Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Rabu (19/3/2025).

Truno menyampaikan Kadiv Humas mengamanatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur. Truno menekankan hal terutama adalah kenyamanan serta rasa aman bagi pemudik.

“Hari ini telah digelar personel dan kemudian juga dipersiapkan dan diperlihatkan tadi beberapa perlengkapannya, baik itu kendaraan, perlengkapan alat utama dalam melaksanakan tugas, serta operatornya siapa dan bagaimana nanti sistem skema landskap dalam kinerja menghadapi Operasi Ketupat,” ujar Trunoyudo.

Apel Kesiapsiagaan Satgas Humas Operasi Ketupat 2025, Rabu (19/3/2025). (Foto: dok. istimewa)
Dia menyebut jumlah pemudik diperkirakan kurang lebih 146,47 juta orang atau sebesar 52 persen dari populasi masyarakat Indonesia. Kemudian, terdapat 126.736 objek yang menjadi fokus pengamanan.

Trunoyudo menyampaikan arus mudik diperkirakan mengalami puncaknya pada 27 dan 28 Maret 2025. Sedangkan arus balik mengalami puncak pada 5 dan 6 April 2025.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat agar bisa membagi, me-manage waktu mana tempat dan waktu yang bisa ditempuh sehingga tidak terjadi penumpukan,” ujar Trunoyudo.

Apel Kesiapsiagaan Satgas Humas Operasi Ketupat 2025, Rabu (19/3/2025). (Foto: dok. istimewa)
Dia menambahkan Operasi Ketupat 2025 akan digelar besok (20/3), dengan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Surabaya, Jawa Timur. Total 164.295 gabungan akan dilibatkan dan 2.835 posko disiapkan.

“Peran Humas diawali atau mengawali, kemudian nanti menyertai pada kegiatan-kegiatan masyarakat sampai dengan pengakhiran bersama-sama dengan teman-teman media di lapangan,” ungkap Karo Penmas.

Kapolsek Iptu Lusiyanto Sempat Bagikan Takjil Sebelum Gugur Ditembak Oknum TNI

0

Kapolsek Iptu Lusiyanto Sempat Bagikan Takjil Sebelum Gugur Ditembak Oknum TNI

 

Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto saat membagikan takjil kepada masyarakat. (Foto: Dok. Polda Lampung)
Jakarta – Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto sempat membagikan takjil kepada masyarakat sebelum insiden penembakan di Way Kanan, Lampung. Dalam aksi tersebut, almarhum bersama anggota kepolisian lainnya membagikan sekitar 50 paket takjil kepada warga yang menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dan almarhum ikut langsung membagikan takjil saat itu,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari saat ditemui di RS Bhayangkara dikutip detikSumbagsel, Selasa (18/3/2025).

Namun, Lusiyanto dan dua anggota lainnya menjadi korban penembakan saat menggerebek empat judi sabung ayam pada Senin (17/3/2025) sore pukul 16.50 WIB di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Ketiga anggota yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah Iptu Lusiyanto, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta.

Menanggapi insiden ini, Polda Lampung bersama Korem 043 Garuda Hitam telah membentuk tim investigasi gabungan untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

Kapolri-Panglima TNI Sepakat Usut Tuntas Kasus Penembakan Personel di Lampung

0

Kapolri-Panglima TNI Sepakat Usut Tuntas Kasus Penembakan Personel di Lampung

– Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sepakat untuk menginvestigasi insiden penembakan anggota Polri oleh oknum personel TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Kapolri dan Panglima TNI berjanji bakal mengusut kasus hingga tuntas. “Pak Kapolda dan Pak Danrem sedang terus melakukan investigasi. Saya dengan Bapak Panglima sama, sudah sepakat bersama-sama melakukan investigasi dan menuntaskan hal-hal yang nanti ditemukan di lapangan,” tegas Kapolri dalam keteranga resmi, Selasa (18/3/2025).

Kapolri pun mendorong semua personel kepolisian tetap bekerja dengan baik dan penuh semangat. Usai kejadian itu, ia meminta sinergi dan soliditas harus terus dijaga.

“Yang jelas tentunya kita selalu mendorong, mengingatkan seluruh anggota terus bekerja dengan baik penuh semangat, hati-hati dan selalu jaga sinergitas dan soliditas untuk kepentingan rakyat,” ujar Kapolri.

Tiga polisi gugur dalam tugasnya saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Adapun ketiga korban yakni AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Oknum TNI yang diduga menembak tiga polisi itu juga telah ditangkap. Kini, terduga pelaku ditahan di Denpom Lampung.

Polresta Bulungan Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Dari Takjil hingga Bansos ke Panti Asuhan

0

Polresta Bulungan Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Dari Takjil hingga Bansos ke Panti Asuhan

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar aksi berbagi kasih selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bulungan dan diikuti seluruh PJU dan personel Polresta Bulungan.

Rangkaian aksi sosial ini dimulai dengan pembagian takjil gratis yang digelar di depan Mako Polresta Bulungan. Masyarakat yang melintas, termasuk pengendara dan pejalan kaki, dengan antusias menerima takjil untuk berbuka puasa.

Selain berbagi takjil, Polresta Bulungan juga memberikan bantuan sosial ke panti asuhan di Tanjung Palas Hilir. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta makanan untuk anak-anak panti.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri hadir untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi anak-anak di panti asuhan,” ujar Kapolresta.

Ia juga menambahkan bahwa aksi berbagi kasih seperti ini akan terus dilakukan sepanjang bulan Ramadan dengan berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya.

“Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di momen penuh berkah ini,” tambahnya.

Masyarakat yang menerima takjil dan bantuan sosial mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Polresta Bulungan.

Dengan berbagai kegiatan berbagi kasih ini, Polresta Bulungan berharap bisa terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan membantu mereka yang membutuhkan. (HmsPolresta)

Polresta Bulungan Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Dari Takjil hingga Bansos ke Panti Asuhan

0

Polresta Bulungan Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Dari Takjil hingga Bansos ke Panti Asuhan

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar aksi berbagi kasih selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bulungan dan diikuti seluruh PJU dan personel Polresta Bulungan.

Rangkaian aksi sosial ini dimulai dengan pembagian takjil gratis yang digelar di depan Mako Polresta Bulungan. Masyarakat yang melintas, termasuk pengendara dan pejalan kaki, dengan antusias menerima takjil untuk berbuka puasa.

Selain berbagi takjil, Polresta Bulungan juga memberikan bantuan sosial ke panti asuhan di Tanjung Palas Hilir. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta makanan untuk anak-anak panti.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri hadir untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi anak-anak di panti asuhan,” ujar Kapolresta.

Ia juga menambahkan bahwa aksi berbagi kasih seperti ini akan terus dilakukan sepanjang bulan Ramadan dengan berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya.

“Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di momen penuh berkah ini,” tambahnya.

Masyarakat yang menerima takjil dan bantuan sosial mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Polresta Bulungan.

Dengan berbagai kegiatan berbagi kasih ini, Polresta Bulungan berharap bisa terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan membantu mereka yang membutuhkan. (HmsPolresta)

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.