Beranda blog Halaman 178

Kadiv Humas Polri Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 74 Prabowo Subianto

0

Kadiv Humas Polri Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 74 Prabowo Subianto

 

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-74 Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., beserta seluruh staf dan Bhayangkari, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun disertai doa tulus untuk pemimpin bangsa.

“Selamat ulang tahun yang ke-74 kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Semoga di usia yang penuh makna ini, Bapak senantiasa dikaruniai kesehatan, kebijaksanaan, serta kekuatan lahir dan batin dalam memimpin bangsa Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tutur Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Ucapan ini bukan hanya simbol penghormatan kepada Kepala Negara, namun juga wujud sinergitas dan komitmen kuat antara Polri dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan nasional, serta mengawal arah kebijakan menuju masa depan yang gemilang.

Keluarga besar Divisi Humas Polri percaya bahwa dengan kepemimpinan yang visioner dan semangat juang yang tinggi, Bapak Presiden akan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, berdaulat, adil, dan makmur sesuai amanat konstitusi dan harapan seluruh rakyat Indonesia.

Selamat ulang tahun, Bapak Presiden. Dirgahayu dalam pengabdian. Menuju Indonesia Emas 2045, kami siap menjadi bagian dari perjalanan mulia ini.

 

 

Apel Siaga Kamtibmas Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta, Kapolda: Sinergi Kunci Keamanan Ibu Kota

0

Apel Siaga Kamtibmas Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta, Kapolda: Sinergi Kunci Keamanan Ibu Kota

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Edi Asep Suheri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan, untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Ibu Kota. Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dengan tema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta”, yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025) pagi.

Dalam arahannya, Irjen Pol Edi Asep menjelaskan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari program strategis “Jaga Jakarta”, yang menjadi wadah kolaborasi antara kepolisian,organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan harmonis.

“Apel Siaga Kamtibmas ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta yang memiliki empat pilar, yaitu jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah. Semua ini adalah bentuk sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta,” ujar Kapolda Metro Jaya.

Kapolda menegaskan bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat antarwarga.
Menurutnya, konsep Jaga Jakarta bukan sekadar upaya menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif agar setiap organisasi masyarakat turut menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Organisasi kemasyarakatan memiliki kekuatan sosial yang besar. Jika seluruh organisasi kemasyarakatan bergerak seirama dengan kepolisian, maka harmoni dalam menjaga Jakarta akan terwujud. Inilah semangat ‘Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta’ yang kita dorong bersama,” tutur Irjen Pol Edi Asep.

Empat pilar Jaga Jakarta — jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah, menjadi pedoman sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dinamika Ibu Kota. Kapolda berharap, kolaborasi ini dapat memperkuat rasa aman sekaligus mempererat hubungan antarwarga di tengah keberagaman Jakarta.

Lebih lanjut, Irjen Pol Edi Asep menekankan pentingnya semangat kebersamaan, saling menghargai, dan toleransi di tengah masyarakat yang multikultural.

Ia menegaskan, meskipun terdapat perbedaan latar belakang, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Jakarta agar tetap damai dan kondusif.

“Kita harus saling menjaga, saling memahami, dan saling memiliki walaupun ada perbedaan. Tujuannya satu, yaitu Jakarta yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” tegas Kapolda.

Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ormas dan warga yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan Jakarta yang aman dan harmonis.

Menutup arahannya, Irjen Pol Edi Asep menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya akan terus mendukung kegiatan kemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan keamanan dan pemberdayaan sosial.

Ia berharap, semangat “Jaga Jakarta” dapat menjadi gerakan bersama lintas organisasi untuk membangun harmoni organisasi kemasyarakatan dan kepolisian demi keamanan Ibu Kota.

“Jakarta adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya

Organisasi Kemasyarakatan se-Jakarta Nyatakan Sikap Dukung Polri, Siap “Jaga Jakarta” Bersama

0

Organisasi Kemasyarakatan se-Jakarta Nyatakan Sikap Dukung Polri, Siap “Jaga Jakarta” Bersama

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Siaga Kamtibmas bertema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas), komunitas, dan forum masyarakat yang menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.

Beragam organisasi turut hadir menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan persatuan Jakarta, di antaranya GRIB, KOKAM, Timur Indonesia Bersatu, ANTARA, PPM, FORKABI, FBR, KBPP Polri, Kembang Latar, PBB, Bang Japar, PP, PS TTKDH, Satria Banten, BPPKB Banten, FKPPI, Pokdarkamtibmas, Senkom, Satgas Banten Kesti, FKPM, Komunitas, Pejabat, dan GMBI.

Apel berlangsung dengan semangat tinggi dan kebersamaan yang kuat. Kehadiran berbagai Ormas tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah DKI Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Edi Asep Suheri dalam amanatnya menegaskan pentingnya membangun toleransi, kebersamaan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan Ibu Kota.

“Kita harus saling menjaga, saling memahami, dan saling memiliki walaupun ada perbedaan. Tujuannya satu, yaitu Jakarta yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” ujar Irjen Pol Edi Asep.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh Ormas yang telah berperan aktif menjaga ketertiban masyarakat dan mendukung langkah-langkah kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat demi mewujudkan Jakarta yang harmonis.

Dalam kesempatan yang sama, seluruh organisasi masyarakat se-Jakarta menyatakan sikap bersama sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.

Isi pernyataan tersebut sebagai berikut:

1. Menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengrusakan.

2. Mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

3. Siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis, serta pengrusakan.

4. Siap bersama menjaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan amanah dalam menjaga Jakarta.

Menutup arahannya, Irjen Pol Edi Asep Suheri menyampaikan harapannya agar semangat “Jaga Jakarta” menjadi gerakan bersama lintas organisasi dalam memperkuat harmoni, toleransi, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Jakarta adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama,” pungkas Kapolda

Organisasi Kemasyarakatan Dukung Program “Jaga Jakarta”, Siap Bersinergi dengan Polda Metro Jaya

0

Organisasi Kemasyarakatan Dukung Program “Jaga Jakarta”, Siap Bersinergi dengan Polda Metro Jaya

Jakarta – Sejumlah organisasi masyarakat ormas menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah Polda Metro Jaya yang menggelar Apel Siaga Kamtibmas bertema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara Polri dan berbagai organisasi kemasyarakatan seperti GRIB, KOKAM, Timur Indonesia Bersatu, ANTARA, PPM, FORKABI, FBR, KBPP Polri, Kembang Latar, PBB, Bang Japar, PP, PS TTKDH, Satria Banten, BPPKB Banten, FKPPI, Pokdarkamtibmas, Senkom, Satgas Banten Kesti, FKPM, Komunitas, dan GMBI.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Grip Jaya, Haji Zulfiqar, mengaku mengapresiasi inisiatif Kapolda Metro Jaya menggelar apel yang mempertemukan berbagai ormas dalam satu semangat kebersamaan.

“Acara seperti ini sangat baik dan bermanfaat dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan organisasi masyarakat,” ujar Haji Zulfiqar kepada wartawan di lokasi acara.

Zulfiqar menilai pembinaan dan perlindungan dari pihak kepolisian penting agar ormas dapat terus berperan positif di tengah masyarakat.

“Kalau Polri aktif membina dan mengayomi, kami siap turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi dan mencegah warga agar tidak mudah terprovokasi isu-isu negatif,” tegasnya.

tidak hanya itu, Komandan Wilayah Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Jafar), Iko Setiawan, juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya atas pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas.

“Apel ini langkah positif untuk memperkuat hubungan antara Polri dan ormas di Jakarta. Ini bentuk nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan,” kata Iko Setiawan.

Bang Jafar, yang berada di bawah pimpinan Hj. Fahira Idris, S.E., M.A., disebut siap terus mendukung program Jaga Jakarta.

“Kami siap berperan aktif menjaga kamtibmas. Dengan semangat kebersamaan, Bang Jafar akan bersinergi dengan Polda Metro Jaya untuk mewujudkan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Iko menegaskan, seluruh anggota Bang Jafar siap berada di garda terdepan membantu kepolisian menjaga situasi tetap damai.

HUT ke-74 Humas Polri: Divisi Humas Polri Gelar Lomba Kreatif “Polri Humanis Harapan Masyarakat”

0

HUT ke-74 Humas Polri: Divisi Humas Polri Gelar Lomba Kreatif “Polri Humanis Harapan Masyarakat”

 Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri Tahun 2025, Divisi Humas Polri menggelar rangkaian lomba kreatif nasional yang melibatkan masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, wartawan, serta anggota Polri. Kegiatan ini menjadi wadah partisipasi publik untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Humas Polda Kaltim, kemudian menjelaskan lomba ini mengusung tema “Polri Humanis Harapan Masyarakat”, lomba ini diharapkan melahirkan karya-karya edukatif dan inspiratif yang menggambarkan peran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan humanis.

Adapun kategori lomba yang dibuka meliputi: Lomba Video Pendek dengan subtema Ketahanan Pangan Polri, Gerakan Pangan Murah, Makan Bergizi Gratis, dan Polisi Humanis Harapan Masyarakat, Lomba Logo PoliceTube yang terbuka bagi masyarakat umum, serta Lomba Keaktifan Video Polri khusus bagi anggota Polri aktif.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 1 hingga 25 Oktober 2025 melalui laman resmi www.policetube.com atau aplikasi PoliceTube, dengan tahapan sosialisasi, penjurian, hingga pengumuman pemenang yang akan disiarkan secara live di kanal media sosial @Divisihumaspolri pada 27 Oktober 2025.

Selain meningkatkan partisipasi publik, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat di era digital. Melalui lomba ini, Humas Polri ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan dukungan dan kritik secara konstruktif terhadap institusi kepolisian.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 28 Oktober 2025, di mana para pemenang dari masing-masing kategori akan diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan langsung dari Divisi Humas Polri.

Dengan semangat Presisi, Divisi Humas Polri berharap peringatan HUT ke-74 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam membangun institusi yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.(*/pldokt-10)

Divisi Humas Polri Gelar Lomba Kreatif, Dalam Rangka HUT Humas Polri KE-74 Tahun 2025

0

Divisi Humas Polri Gelar Lomba Kreatif, Dalam Rangka HUT Humas Polri KE-74 Tahun 2025

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Humas Polri ke-74 Tahun 2025, Divisi Humas Polri menyelenggarakan kegiatan lomba kreatif sebagai wadah partisipasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, maupun wartawan untuk mewujudkan sinergitas Polri Untuk Masyarakat. Senin(6/10/25).

HUT kali ini mengusung tema POLISI HUMANIS HARAPAN MASYARAKAT yang bertujuan menumbuhkan kreativitas, meningkatkan partisipasi publik, serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

“Lomba kreatif ini merupakan sarana yang efektif untuk menjalin sinergi antara Polri dan masyarakat. Melalui karya-karya yang dihasilkan, kami berharap dapat menggambarkan peran Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis sesuai harapan masyarakat,” Ucap Kabid Humas

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan HUT Humas Polri.

“Melalui lomba ini, kami berharap dapat melahirkan karya-karya edukatif dan inspiratif yang menggambarkan peran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, dan wartawan, untuk berpartisipasi memeriahkan HUT Humas Polri ke-74 ini,” ujarnya.

Ada 3 jenis perlombaan yang bisa diikuti :

1. Lomba Video Pendek dengan sub tema:
a. Ketahanan Pangan Polri
b. Gerakan Pangan Murah Polri
c. Makan Bergizi Gratis Polri
d. Polisi Humanis Harapan Masyarakat

2. Lomba Logo PoliceTube

3. Lomba Keaktifan Video Polri (khusus personel Polri)

Pendaftaran sudah mulai dibuka dari 1–25 Oktober Sosialisasi dan Pendaftaran Karya, 24–25 Oktober Penyerahan Hasil Kurasi Karya, 26 Oktober Penjurian, 27 Oktober Pengumuman Pemenang, 28 Oktober Kedatangan Pemenang ke Jakarta dan Pemberian Hadiah.

Pendaftaran seluruh cabang lomba dapat dilakukan melalui website: www.policetube.com. Para pemenang akan mendapatkan Piala Penghargaan dan Sertifikat.

Kabid Humas Kombes Yuni mengajak seluruh elemen masyarakat di Lampung untuk berpartisipasi aktif karena perlombaan ini dibuka untuk umum agar seluruh masyarakat dapat menyalurkan bakat kreatifnya.

“Kami mengundang masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan wartawan untuk berpartisipasi dalam lomba ini. Mari bersama kita wujudkan Polri yang humanis melalui karya-karya inspiratif dan edukatif.” Tutup Kabid

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi dapat melahirkan karya-karya edukatif dan inspiratif, selain itu juga sebagai media untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun citra Polri yang humanis dan profesional.

Polri Jadi Contoh Nasional : Standar Tinggi dan Rapid Tes Cegah Keracunan di Dapur SPPG

0

Polri Jadi Contoh Nasional : Standar Tinggi dan Rapid Tes Cegah Keracunan di Dapur SPPG

Jakarta, 1 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat keamanan pangan dan mencegah kasus keracunan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa seluruh dapur SPPG di Indonesia akan mengadopsi standar operasional seperti yang diterapkan oleh SPPG di bawah naungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hal ini sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Menurut Dadan, langkah ini bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, dapur SPPG yang dikelola oleh Polri tercatat bersih dari kasus keracunan makanan. Salah satu faktor utamanya adalah penerapan standar bangunan dan prosedur yang ketat, termasuk penggunaan alat rapid test sebelum makanan didistribusikan kepada masyarakat.

“Pertama, seluruh bangunan yang dibangun oleh Polri itu kan standarnya bagus ya. Kemudian yang kedua, mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan,” ujar Dadan Hindayana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

 

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa melalui instruksi presiden, seluruh SPPG ke depan akan mengikuti sistem yang telah berhasil diterapkan Polri. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan keamanan dan kualitas makanan, terutama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, juga turut mengapresiasi kinerja Polri dalam pengelolaan SPPG. Dalam rapat kerja bersama BGN dan Kementerian Kesehatan, ia menyampaikan bahwa tak ada satu pun kasus keracunan di 600 SPPG yang berada di bawah pengawasan Polri.

“Kalau menurut saya, nggak penting mau politisi maupun Polri, mau TNI mau siapa pun yang mempunyai dapur, tapi yang penting itu tanggung jawabnya,” ujar Irma. Ia menambahkan bahwa informasi yang ia terima menunjukkan dapur milik Polri tidak hanya bebas kasus, tetapi juga memenuhi standar yang tinggi dalam aspek kebersihan, pengelolaan, dan keamanan makanan.

Langkah Polri dalam menerapkan rapid test sebelum penyajian makanan dinilai sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab nyata terhadap keselamatan penerima manfaat. Ini menjadi tolok ukur baru dalam tata kelola dapur publik yang profesional dan terukur.

Dengan diadopsinya standar ini secara nasional, diharapkan seluruh dapur SPPG—baik di bawah instansi pemerintah pusat, daerah, maupun lembaga lainnya—dapat meniru kesuksesan Polri dalam mengelola program gizi nasional secara aman, sehat, dan terpercaya.

Penerapan sistem seperti yang dilakukan Polri tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi penting dalam membangun budaya pelayanan publik yang mengutamakan kualitas, keamanan, dan tanggung jawab. Polri, melalui kontribusinya di sektor non-keamanan ini, telah memberikan teladan bahwa pelayanan publik berkualitas tinggi adalah tanggung jawab bersama.

 

 

Instruksi Presiden: Seluruh SPPG Akan Seperti Polri, Wajib Punya Rapid Test Cegah Keracunan

0

Instruksi Presiden: Seluruh SPPG Akan Seperti Polri, Wajib Punya Rapid Test Cegah Keracunan


Jakarta — Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas makanan yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa seluruh dapur SPPG nantinya akan dilengkapi alat rapid test sebagai standar baru keamanan pangan.

Langkah ini, kata Dadan, merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk memastikan layanan gizi negara aman, sehat, dan bebas dari risiko keracunan.

Polri Jadi Role Model SPPG Nasional

Dadan mencontohkan SPPG yang berada di bawah naungan Polri. Hingga kini, tidak pernah ada laporan kasus keracunan di lingkungan tersebut. Hal itu terjadi karena penerapan standar yang ketat, baik dari sisi infrastruktur dapur maupun prosedur pengujian makanan.

“Pertama, seluruh bangunan yang dibangun oleh Polri itu kan standarnya bagus ya. Kemudian yang kedua, mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan,” jelas Dadan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

Dengan sistem tersebut, makanan yang diproduksi SPPG Polri terjamin aman sebelum sampai ke tangan masyarakat maupun personel yang membutuhkan.

https://www.youtube.com/watch?v=QiX32XyvfGk

Instruksi Presiden: Rapid Test Jadi Prosedur Wajib

Menurut Dadan, Presiden menginginkan agar seluruh dapur SPPG di kementerian, lembaga, hingga daerah, menerapkan prosedur serupa. Setiap makanan harus melewati proses uji cepat (rapid test) sebelum disajikan atau disalurkan.

“Jadi nantinya semua dapur SPPG akan punya fasilitas rapid test. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga soal kepercayaan publik terhadap layanan gizi dari negara,” tegasnya.

Cegah Keracunan Massal

Kebijakan ini dinilai krusial, mengingat beberapa kali terjadi kasus keracunan massal di berbagai daerah akibat makanan yang tidak higienis atau kurang terkontrol. Dengan adanya rapid test, potensi penyebaran penyakit melalui makanan dapat ditekan sejak dini.

Dadan menekankan, SPPG bukan hanya sekadar dapur umum, melainkan juga bagian dari upaya negara dalam menjamin ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

 

 

Dapur SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional : Zero Kasus Keracunan, Rapid Test Jadi Protokol Wajib

0

Dapur SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional : Zero Kasus Keracunan, Rapid Test Jadi Protokol Wajib

Jakarta, 1 Oktober 2025 — Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan meningkatkan standar operasional di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang menyampaikan bahwa seluruh dapur SPPG ke depan akan meniru sistem dan protokol keamanan pangan yang telah diterapkan oleh SPPG milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Langkah ini diambil menyusul hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa 600 dapur SPPG yang berada di bawah koordinasi Polri tidak mencatat satu pun kasus keracunan. Keberhasilan ini dikaitkan dengan penerapan standar bangunan yang baik serta adanya prosedur rapid test terhadap makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat.

“Bangunan yang digunakan oleh Polri memang memiliki standar yang bagus. Tapi yang paling penting adalah mereka melakukan rapid test sebelum makanan didistribusikan. Ini menjadi langkah pencegahan yang sangat efektif,” ujar Dadan Hindayana saat menghadiri rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.


Ia menambahkan bahwa Presiden RI telah menginstruksikan agar seluruh dapur SPPG—tanpa terkecuali—mengadopsi model yang terbukti berhasil tersebut. Tujuannya bukan hanya mencegah kejadian yang tak diinginkan, tetapi juga menjamin rasa aman dan kepercayaan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam rapat yang sama, anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago juga menyoroti keberhasilan Polri dalam mengelola dapur SPPG. Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari manajemen yang disiplin dan tanggung jawab yang tinggi.

“Bukan soal siapa yang mengelola—mau politisi, TNI, atau Polri—tapi siapa yang paling bertanggung jawab. Dan faktanya, dapur SPPG Polri bisa jadi contoh karena tak ada kasus keracunan dan mengikuti standar operasional yang baik,” tegas Irma.

Informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa dapur Polri bukan hanya bebas kasus, tetapi juga tertib dalam hal pengawasan kualitas makanan dan kebersihan lingkungan dapur. Inilah yang menurutnya patut dijadikan referensi nasional.

https://www.youtube.com/watch?v=vws5ZDMGR6Q

Langkah Polri yang melakukan uji cepat terhadap makanan sebelum konsumsi dinilai sangat tepat, terutama dalam konteks penyediaan makanan skala besar bagi masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas keamanan, tetapi juga dalam pelayanan sosial yang menyentuh langsung kehidupan rakyat kecil.

Keberhasilan Polri dalam menjaga standar mutu dapur SPPG menunjukkan bahwa sinergi antara kedisiplinan, kepedulian, dan sistem kerja yang terstruktur mampu menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas. Ketika seluruh dapur SPPG diadopsi mengikuti pola ini, Indonesia diharapkan akan memiliki sistem penyediaan makanan bergizi yang aman, terpercaya, dan bebas dari risiko keracunan. Inilah wujud nyata bahwa keteladanan bisa datang dari institusi mana saja—termasuk Polri.

 

 

Prof. Dr. Franz Magnis Suseno: Polri Mitra Masyarakat, Bukan Untuk Ditakuti

0

Prof. Dr. Franz Magnis Suseno: Polri Mitra Masyarakat, Bukan Untuk Ditakuti

Jakarta — Filsuf dan pengajar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, S.J., menegaskan bahwa keberadaan Polri merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban serta stabilitas bangsa. Menurutnya, polisi hadir di tengah masyarakat bukan untuk menimbulkan rasa takut, melainkan memberikan perlindungan dan rasa aman.

“Polri adalah mitra masyarakat. Kehadiran mereka harus dirasakan sebagai penjaga keamanan, bukan sesuatu yang menakutkan,” tegas Prof. Magnis.

 

Ia juga menyoroti hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. Kebebasan berpendapat, menurutnya, merupakan bagian dari hak warga negara yang dilindungi konstitusi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa harus dijalankan secara damai dan penuh tanggung jawab.

“Demonstrasi boleh, bahkan penting. Tapi harus dilakukan dengan tertib, damai, dan menghargai kepentingan orang lain. Tindakan anarkis tetap harus ditindak tegas sesuai hukum, agar menjadi pelajaran bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Magnis menekankan pentingnya Polri terus melakukan pembenahan agar semakin dipercaya masyarakat. Pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas diyakini akan memperkuat citra Polri di mata publik.

“Polri akan semakin dihormati bila konsisten menampilkan wajah yang humanis, melayani masyarakat dengan profesionalisme tinggi, serta menjunjung integritas,” tambahnya.

Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan suasana demokratis dengan menyuarakan pendapat secara dewasa.

“Bersama kita wujudkan #DewasaSampaikanAspirasi, dengan berpendapat di muka umum secara baik dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

 

 

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.