Beranda blog Halaman 162

ANEV DIVISI HUMAS POLRI : KADIV HUMAS POLRI INGATKAN KESEIMBANGAN ANTARA KINERJA DENGAN MENTAL YANG SEHAT

0

ANEV DIVISI HUMAS POLRI : KADIV HUMAS POLRI INGATKAN KESEIMBANGAN ANTARA KINERJA DENGAN MENTAL YANG SEHAT

Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Kesehatan Mental Personel dan Analisa-Evaluasi (Anev) Kinerja Kehumasan Tahun Anggaran 2025 di Gedung Divisi Humas Polri, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Komunikasi yang Menginspirasi: Dari Hati untuk Negeri” ini diikuti jajaran pejabat Humas Polri, para Kabidhumas, Kasi Humas Polres, hingga personel kehumasan yang hadir secara daring.
Dalam sambutannya, Irjen Sandi menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan moral setiap personel dalam menjalankan tugas. Menurutnya, peran Humas Polri kini memiliki posisi strategis sebagai fungsi utama yang sejajar dengan fungsi teknis lainnya, sebagaimana diatur dalam Perkap Nomor 1 Tahun 2019.
“Humas Polri bukan sekadar public speaking, tetapi garda terdepan dalam menyampaikan informasi publik, membangun citra positif, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” ujar Sandi.


Sandi menekankan bahwa beban kerja yang tinggi, intensitas tugas, serta tekanan opini publik dapat memicu stres dan gangguan kesehatan mental bagi personel kehumasan.
“Karena itu, pembinaan kesehatan mental menjadi penting agar personel tetap profesional, produktif, dan berpegang teguh pada nilai Tribrata serta Catur Prasetya,” tutur Sandi.
Selain itu, Sandi juga menyinggung dinamika unjuk rasa yang belakangan terjadi di sejumlah daerah. Sandi meminta jajaran Humas Polri mampu membangun komunikasi yang efektif, transparan, dan menyejukkan.
“Persepsi publik kerap terbentuk lebih cepat melalui media sosial. Karena itu, Humas harus mampu melakukan media monitoring, media relation, dan media handling secara tepat,” tegas Sandi.

Sandi berharap, kegiatan ini dapat memperkokoh kesehatan mental personel, menumbuhkan loyalitas, serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik Polri.
“Citra Polri sangat ditentukan oleh sikap, perilaku, dan integritas setiap personel. Dengan mental yang kuat, kita mampu menghadapi berbagai tantangan tugas secara profesional,” pungkas Sandi.

Kadiv Humas Polri Jadi Narasumber Parents Day di SMP Labschool Kebayoran

0

Berita Polisi Edukasi: Kadiv Humas Polri Jadi Narasumber Parents Day di SMP Labschool Kebayoran

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tahunan *Parents Day* di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta, pada Jumat (19/9). Acara ini menghadirkan 15 narasumber dari berbagai profesi, sebagian besar merupakan orang tua murid, yang bertujuan memperluas wawasan siswa, memberikan motivasi, serta menanamkan nilai positif bagi masa depan mereka.

Dalam penyampaiannya, Kadiv Humas Polri menjelaskan peran dan tugas utama kepolisian, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat. Ia juga menekankan adanya tantangan baru yang dihadapi kepolisian seiring dengan perkembangan teknologi yang memunculkan berbagai bentuk kejahatan dan gangguan kamtibmas.

“Polri memiliki tugas utama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Namun, ke depan tantangan akan semakin kompleks karena bentuk kejahatan terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi,” ujar Irjen Pol. Sandi.

Di akhir paparannya, ia berpesan kepada para siswa untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru, serta terus bersemangat dalam meraih cita-cita.

 

 

Polresta Bulungan Gelar Sosialisasi untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

0

Polresta Bulungan Gelar Sosialisasi untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Kasat Binmas Polresta Bulungan IPTU Bernard Firman Siregar, S.H bersama personel Sat Binmas Polresta Bulungan serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Selor Timur melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan di Kabupaten Bulungan.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di Jl. Selimau I, Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar IPTU Bernard Firman Siregar dalam penyampaiannya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan potensi gangguan keamanan lainnya.

Kegiatan sosialisasi berjalan lancar, aman, dan kondusif. Warga yang hadir menyampaikan apresiasi serta siap mendukung penuh upaya Polresta Bulungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (HmsPolresta)

Audiensi Kapolda Kaltara dengan Aliansi Masyarakat Adat Asli Kaltara, Bahas Rencana Kehadiran HRS di Tarakan

0

Audiensi Kapolda Kaltara dengan Aliansi Masyarakat Adat Asli Kaltara, Bahas Rencana Kehadiran HRS di Tarakan

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Adat Asli Kaltara di Mapolda Kaltara, Jum’at (19/9/2025). Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari 15 organisasi masyarakat (ormas) sebagai bagian dari aliansi.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan masyarakat adat.
“Terima kasih atas kedatangan, suatu kehormatan bertemu dengan Bapak sekalian. Polda ini adalah untuk masyarakat, sehingga sudah selayaknya Bapak disambut dengan baik di tempat ini,” ujar Kapolda.

Ia juga memperkenalkan para pejabat utama (PJU) Polda Kaltara yang mendampingi, sekaligus menegaskan komitmen kepolisian.
“Polda wajib membangun dan mendukung program pemerintah,” tambahnya.

Ketua Aliansi menyampaikan apresiasi atas penyambutan tersebut.
“Terima kasih Polda Kaltara sudah memayungi kami sehingga Kaltara sejauh ini damai dan kondusif,” ucapnya.

Tokoh adat Lundayeh, Marli Kamis, menegaskan jaminan pelayanan kepolisian sudah terasa sejak cara penerimaan. Ia juga menyinggung rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Tarakan.
“Jika memang harus hadir, harus dalam pengawasan ketat kepolisian. Apabila dalam ceramahnya ada kalimat intoleran, saya yakinkan akan menimbulkan permasalahan. Setelah pertemuan ini saya harap ada kesepakatan yang bisa kita pegang bersama,” katanya.

Tokoh masyarakat lainnya, Erie Sonley, menyampaikan dukungan penuh kepada Polri.
“Sebagai bentuk dukungan kami untuk Polri, kami turut sosialisasikan kepada warga kami terkait tindak kejahatan. Menyikapi rencana tablik akbar di Tarakan, kami sudah damai dengan situasi kini, jangan sampai terpecah belah,” ucapnya.

Ketua Adat Berusu, Rudy Iqra, menekankan pentingnya menjaga persatuan.
“Semata-mata menjaga dan merakit persatuan yang selama ini telah kita bangun dan jaga. Kami memohon kepada pemerintah dan kepolisian untuk mempertimbangkan pengajian yang menghadirkan HRS,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Alam, tokoh masyarakat lainnya. Menanggapi hal itu, Kapolda Kaltara menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat.
“Kami sudah mendengarkan unek-unek dan harapan kepada kami selaku kepolisian. Terima kasih, ini yang harus kami terima untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di Kaltara. Saya merasa damai Kaltara ini beda dengan di Jakarta dan ini harus kita jaga,” ucapnya.

Kapolda menegaskan komitmen aparat dalam menjaga keamanan.
“Terkait kedatangan HRS, aparat kepolisian bertanggung jawab atas keamanan sesuai undang-undang. Komitmen kami tetap Kaltara yang aman dan kondusif. Kami sudah perintahkan Kapolres dari 2 minggu lalu untuk rapat dengan Forkopimda dan pihak-pihak terkait,” pungkasnya. (HmsPolresta)

Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Ketegasan dan Respon Cepat Polri : Jaga Stabilitas, Usut Dalang Kerusuhan

0

Berita polisi . Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Ketegasan dan Respon Cepat Polri : Jaga Stabilitas, Usut Dalang Kerusuhan

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menangani aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai kota dalam beberapa waktu terakhir. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai langkah-langkah taktis yang diambil Polri mampu mencegah meluasnya konflik, meskipun sebagian aksi diwarnai dengan insiden yang mencederai semangat damai.

Menurut Dzulfikar, aparat kepolisian telah menunjukkan profesionalisme dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, bahkan ketika demonstrasi mulai disusupi oleh agenda-agenda politik yang berpotensi memperkeruh suasana. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar dalam menghadapi aksi massa bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menghindari jatuhnya korban lebih luas serta mengantisipasi provokasi yang bersumber dari pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah bangsa.

“Pemuda Muhammadiyah melihat bahwa kerusuhan yang terjadi dalam beberapa aksi bukan sekadar luapan emosi massa, tetapi telah disusupi oleh kepentingan politik tertentu. Dalam situasi seperti itu, kita harus jujur mengakui, langkah cepat dan terukur Polri sangat penting untuk mencegah konflik yang lebih besar,” ujar Dzulfikar dalam keterangannya pada Senin (16/9).

Ia juga memberi perhatian khusus terhadap respons cepat yang ditunjukkan Polri dalam menindak tegas oknum anggotanya yang diduga melanggar prosedur atau melakukan tindakan yang tidak sejalan dengan standar operasional. Dzulfikar menyebut bahwa keterbukaan institusi Polri dalam mengakui kekurangan dan mengambil tindakan korektif merupakan bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi.

“Ketika ada oknum yang menyimpang, kami melihat Polri tidak menutup mata. Tindakan tegas terhadap anggota yang melanggar menunjukkan komitmen Kapolri dalam menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik,” imbuhnya.

Lebih dari itu, Pemuda Muhammadiyah mendorong Polri untuk menuntaskan penyelidikan terhadap aktor-aktor yang diduga berada di balik kerusuhan. Dzulfikar menegaskan bahwa pembiaran terhadap dalang kerusuhan hanya akan membuka ruang bagi konflik serupa terulang kembali. Oleh karena itu, transparansi dan ketegasan dalam penegakan hukum menjadi kunci dalam menjaga persatuan dan ketertiban nasional.

“Jangan biarkan penyusup dan provokator merusak tatanan demokrasi kita. Polri perlu menindaklanjuti kasus ini hingga ke akar-akarnya agar masyarakat tidak terus menjadi korban dari kepentingan politik yang sempit,” tegasnya.

Pemuda Muhammadiyah juga mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk tetap mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi. Dzulfikar menegaskan bahwa demokrasi harus dijaga dengan etika dan tanggung jawab, bukan dengan kekerasan atau tindakan destruktif yang justru mengancam kohesi sosial.

Dengan sikap ini, Pemuda Muhammadiyah menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan profesional serta mendorong terciptanya ruang demokrasi yang sehat di Indonesia. Dzulfikar berharap ke depan, sinergi antara aparat keamanan, masyarakat sipil, dan seluruh komponen bangsa dapat terus diperkuat demi menjaga Indonesia tetap utuh dan damai.

 

Polri Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Mauponggo, NTT

0

Polri Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Mauponggo, NTT

Nagekeo, NTT – Polri menyalurkan dukungan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (16/9/2025) pukul 12.00 WIB.

Bantuan yang disalurkan meliputi 139 karton nasi ayam teriyaki siap saji, 139 karton nasi ayam opor siap saji, 150 selimut, 100 kasur, 50 unit lampu gantung, serta 10 unit mesin genset. Seluruh bantuan didistribusikan langsung di lokasi bencana sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Edy Murbowo, yang hadir langsung bersama Kapolda NTT menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari Kapolri untuk meringankan beban masyarakat.

“Hari ini saya mendapat tugas langsung dari Bapak Kapolri untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Kecamatan Mauponggo,” ujar Irjen Edy.

Ia menjelaskan, selain bantuan berupa makanan siap saji hampir 10 ribu paket dan 1.000 paket sembako, Polri juga menyalurkan kasur, selimut, lampu solar cell, serta genset untuk mendukung kebutuhan penerangan sementara di wilayah yang masih terputus aliran listrik.

“Polri membawa 5 unit genset dengan kapasitas masing-masing 10 KVA, berikut perlengkapan kabel dan lampu-lampunya agar bisa segera dimanfaatkan. Tentunya kebutuhan bahan bakar juga kami siapkan agar penerangan sementara dapat terpenuhi sambil menunggu perbaikan jaringan listrik dari PLN,” jelasnya.

Irjen Edy menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak, tidak hanya melalui pengiriman bantuan logistik, tetapi juga dukungan sumber daya untuk pemulihan pascabencana.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat dan membantu memulihkan aktivitas mereka secara bertahap,” pungkasnya.

Dosen Pascasarjana UMSU Dukung Sikap Ketum PP Muhammadiyah Soal Wacana Reformasi Polri: ” Yang Dibutuhkan Saat ini Konsolidasi dan Pembenahan”

0

Dosen Pascasarjana UMSU Dukung Sikap Ketum PP Muhammadiyah Soal Wacana Reformasi Polri: ” Yang Dibutuhkan Saat ini Konsolidasi dan Pembenahan”

Medan || Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Alpi Sahari, SH, M.Hummenyatakan sepakat dan mendukung penuh pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, terkait wacana reformasi kepolisian pasca demonstrasi 25–29 Agustus lalu.

Menurut Alpi Sahari, sikap yang disampaikan Haedar Nashir agar pemerintah tidak gegabah dalam merespons isu reformasi Polri merupakan langkah tepat. Ia menilai, membongkar struktur kepolisian secara reaktif justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di tubuh institusi penegak hukum tersebut.

“Saya sependapat dengan Prof. Haedar, bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah konsolidasi dan pembenahan fungsi, bukan bongkar pasang struktur. Polri sudah melakukan tindakan disiplin terhadap anggotanya yang melanggar, itu harus diapresiasi. Namun, jangan sampai masalah yang muncul justru dijadikan alasan untuk merombak besar-besaran struktur kelembagaan,” ujar Alpi, Senin (15/9/2025).

Ia menambahkan, penanganan aksi demonstrasi dan imbas kerusuhan beberapa waktu lalu harus dilihat secara komprehensif. Bukan hanya kepolisian yang menjadi sorotan, melainkan juga melibatkan banyak institusi negara lain yang perlu dievaluasi kinerjanya.

“Ini bukan hanya persoalan Polri. Banyak institusi lain yang juga memiliki tanggung jawab. Karena itu, konsolidasi dan introspeksi menyeluruh sangat penting agar semua lembaga negara bisa menjalankan fungsinya dengan baik,” tegasnya.

 

Lebih jauh, Alpi mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antar lembaga negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana peringatan yang disampaikan Haedar Nashir. Ia mencontohkan, pengalaman negara lain seperti Nepal harus dijadikan pelajaran berharga agar Indonesia tidak terjerumus pada instabilitas akibat penanganan yang keliru terhadap aksi massa.

 

“Soliditas antar institusi adalah kunci. Jangan sampai langkah-langkah pemerintah justru memecah belah, karena yang kita butuhkan sekarang adalah penguatan komando, konsistensi, dan kerja sama semua lembaga negara,” pungkas Alpi. (*)

Polresta Bulungan Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 5,94 Gram

0

Polresta Bulungan Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 5,94 Gram

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bulungan menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bersih 5,94 gram, Kamis (11/9/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Sat Resnarkoba Polresta Bulungan.

Barang haram tersebut diketahui milik tersangka AJ. Pemusnahan dipimpin oleh Kanit 2 Sidik Resnarkoba Polresta Bulungan, Ipda Roger Marpaung, S.H., M.Hum, serta disaksikan langsung oleh perwakilan dari Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Kejaksaan Negeri Bulungan, Dinas Kesehatan, dan sejumlah awak media.

Pemusnahan dilakukan terhadap tiga bungkus plastik bening ukuran kecil, sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/23/VIII/2025/SPKT.SAT RESNARKOBA/POLRESTA BULUNGAN/KALTARA tertanggal 1 Agustus 2025. Atas perbuatannya, tersangka AJ dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Roger Marpaung menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam perang melawan narkotika.

“Pemusnahan ini adalah bukti nyata bahwa Polresta Bulungan berkomitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Bulungan. Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak untuk menekan peredaran narkoba,” ujarnya.

 

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkotika serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran gelap narkoba. (HmsPolresta)

Mahfud MD Ajak Polisi untuk Tegar sebagai Insan Bhayangkara Negara

0

Mahfud MD Ajak Polisi untuk Tegar sebagai Insan Bhayangkara Negara

JAKARTA – Di depan lebih dari 750 anggota dari seluruh Indonesia, eks Menko Polhukam, Mahfud MD, mengajak Polri tetap tegar menjadi bhayangkara negara. Hal itu disampaikan dalam Forum Belajar Bersama PJU Posko Presisi yang diikuti pejabat Polri dari pusat sampai provinsi dan kabupaten/kota.

Forum tersebut diselenggarakan pada Jumat, 12 September 2025 di Ruang Posko Presisi Bareskrim dan diikuti secara daring oleh Polda dan Polres seluruh Indonesia. Ia menilai, Polri mempunyai catatan prestasi yang sangat hebat. Bahkan, Polri pernah disetarakan dengan Scotland Yard.

Scotland Yard merupakan Kepolisian Metropole London (Inggris) yang sangat efektif dan disegani. Ia menilai, Polri sangat profesional mengungkap kasus-kasus pidana umum, berperan penting di interpol lintas negara, dan pernah punya sejarah kehebatan ketika dipimpin Hoegeng.

“Jadi, Polri harus kembali ke jati dirinya sebagai bhayangkara atau pelindung negara dan pengayom masyarakat,” kata Mahfud, Jumat (12/9/2025).

Mahfud melihat, pasca kerusuhan akhir Agustus 2025, Polri mendapat tudingan negatif, di-bully, dan mendapat sentimen negatif sampai 89,1% dalam hasil survai lembaga yang kredibel. Tapi, sebenarnya polisi jadi korban dari perkembangan politik yang menimbulkan dilemma bagi polisi.

Petugas di lapangan banyak yang menjadi korban keberingasan massa juga. Dilemmanya, kalau berbuat tegas bisa dituding salah atau melanggar HAM, tapi kalau tidak tegas bisa anarkis dan polisi yang menjadi korban.

Mahfud mengingatkan, polisi sangat berperan penting dalam membangun ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Misalnya, kehidupan masyarakat di 75.265 desa di seluruh Indonesia yang berjalan tertib dan aman.

Itu semua tidak lain bisa terjadi salah satunya berkat pengawasan dan bimbingan polisi. Untuk itu, Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut mengajak seluruh anggota Polri bangkit lagi sebagai bayangkara negara.

“Ada oknum anggota Polri yang berperilaku buruk, tapi sebenarnya jauh lebih banyak polisi yang baik dalam melayani masyarakat,” ujar Mahfud.

Kadiv Humas Polri Terima Ribuan Doa dari Ratusan Jamaah Nariyah Surabaya

0

Kadiv Humas Polri Terima Ribuan Doa dari Ratusan Jamaah Nariyah Surabaya

SURABAYA – Suasana religius menyelimuti langit Kota Pahlawan. Pasca aksi demonstrasi yang sempat ricuh di Surabaya, ratusan warga Jamaah Sholawat Nahdlatul Ulama (JAS NU) berkumpul dengan penuh kekhusyukan. Mereka bersama-sama melantunkan Sholawat Nariyah di bawah cahaya rembulan, bertepatan dengan momen Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di Gazebo Merah Putih, ikon kebersamaan warga, ribuan doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kedamaian masyarakat, serta kesehatan dan keberkahan bagi Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho. Sholawat yang menggema malam itu menghadirkan keteduhan hati sekaligus menjadi penawar suasana pasca gejolak di jalanan.

“Sholawat adalah ikhtiar batin untuk menenangkan hati dan menjaga persaudaraan. Semoga doa-doa malam ini menjadi wasilah agar negeri ini selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar salah satu tokoh JAS NU Surabaya.

Kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, dan warga lintas usia menambah khidmat suasana. Gemuruh lantunan sholawat yang menyatu dengan sinar rembulan menciptakan nuansa damai, seolah menegaskan bahwa doa dan kebersamaan jauh lebih kuat daripada ricuh dan perpecahan.

Momen ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga pesan kebangsaan: bahwa setelah riuh, ada teduh; setelah ricuh, ada sejuk; setelah gelap, ada terang.

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.