Beranda blog Halaman 180

Kapolda Kaltara Pantau Situasi Kamtibmas di Desa Mangkupadi: Peran Satkamling sebagai Penopang Keamanan dan Pembangunan

0

Kapolda Kaltara Pantau Situasi Kamtibmas di Desa Mangkupadi: Peran Satkamling sebagai Penopang Keamanan dan Pembangunan

Sabtu, 18 Januari 2025

Hujan yang mengguyur Desa Mangkupadi pada Sabtu pagi tidak menyurutkan langkah Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Hary Sudwijanto, untuk melaksanakan aktivitas pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Meskipun hari libur, Kapolda tetap menjalankan tugas dengan mengunjungi Pos Satkamling di RT 10 dan RT 4, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara menegaskan bahwa keamanan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan harus diupayakan bersama. “Saya bangga dan berterima kasih atas partisipasi warga Desa Mangkupadi yang melalui Satkamling telah menunjukkan kepeduliannya untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolda.

Mangkupadi: Penopang Ekonomi dan Pembangunan Nasional

Desa Mangkupadi dikenal sebagai penopang Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). Peran masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan sangatlah krusial. “Lingkungan yang aman adalah support system bagi keamanan PSN. Jika lingkungan tidak aman, ekonomi dan pembangunan dapat terganggu,” lanjut Kapolda.

Kapolres Bulungan dan Camat Tanjung Palas Timur, H. Gapar, turut hadir dalam kegiatan tersebut, mendampingi Kapolda mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Ketua RT 4, Pak Haeruddin, menyampaikan bahwa Poskamling mereka dikelola secara swadaya, namun terkadang terkendala masalah konsumsi untuk petugas yang berjaga.

Keluhan dan Harapan Warga

Pak Hendra, Ketua RT 10, menyampaikan beberapa masalah Kamtibmas di wilayahnya, seperti kendaraan dengan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga, khususnya pada malam hari, serta kendaraan yang parkir di badan jalan. Ia juga menyoroti pentingnya razia minuman keras (miras) dan narkoba secara masif berdasarkan informasi dari masyarakat.

Kapolda menanggapi keluhan ini dengan menginstruksikan Kapolsek setempat untuk membuat imbauan larangan penggunaan knalpot brong dan parkir di badan jalan. “Ingatkan terlebih dahulu, baru ditindak jika pelanggaran terus terjadi. Informasi sekecil apa pun terkait narkoba harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda berjanji akan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat Desa Mangkupadi dengan pemerintah provinsi dan daerah terkait peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Peran Satkamling dan Dukungan Polda

Kapolda menyatakan bahwa setiap RT di Desa Mangkupadi diharapkan memiliki Poskamling yang aktif. Untuk mendukung hal ini, Polda Kaltara telah memberikan sarana kontak berupa alat pemadam api ringan (APAR), tongkat, senter, jas hujan, buku mutasi, sepeda patroli, serta kopi dan gula untuk para petugas jaga.

“Peran Satkamling sangat penting, terutama di Desa Mangkupadi yang menjadi area pembangunan industri besar dan pintu keluar-masuk pendatang. Jangan sampai kita didahului oleh pelaku kejahatan,” pesan Kapolda.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Bripda Okta, Danposramil Serma Mintarso, dan Kepala Desa Mangkupadi, Muh. Halid, yang turut memberikan apresiasi atas kunjungan Kapolda.

Harapan Bersama untuk Keamanan Desa Mangkupadi

Kunjungan ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan kesiapan Satkamling dalam mendukung Kamtibmas. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Saya harap seluruh masyarakat terus mendukung keberadaan Satkamling demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tutup Kapolda.

Dengan adanya perhatian dari Kapolda Kaltara, masyarakat Desa Mangkupadi optimis dapat meningkatkan peran aktif mereka dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi di wilayah Kalimantan Utara.

Kapolresta Bulungan Pimpin Program “Minggu Kasih” di Tanjung Palas Timur, Bahas Pendaftaran Polri 2025

0

Kapolresta Bulungan Pimpin Program “Minggu Kasih” di Tanjung Palas Timur, Bahas Pendaftaran Polri 2025

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, memimpin langsung kegiatan Minggu Kasih yang digelar di Jl. Perjuangan, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Minggu (19/1/2025). Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjadi wadah untuk menyerap aspirasi warga.

 

Dalam suasana yang penuh keakraban, warga antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan. Salah satu interaksi yang mencuri perhatian datang dari Bapak Laode, seorang warga setempat, yang bertanya tentang pendaftaran menjadi anggota Polri.

“Izin Pak Kapolresta, saya mau bertanya, apakah tahun ini ada pendaftaran untuk masuk polisi? Kebetulan anak saya saat ini sudah kelas 3 SMA dan akan lulus tahun ini,” tanya Laode.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kombes Pol Rofikoh memberikan penjelasan yang komprehensif.

“Terima kasih, Bapak Laode, atas pertanyaannya. Untuk tahun ini, sudah pasti ada pendaftaran menjadi anggota Polri, baik untuk Akpol, SIPSS, Bintara, maupun Tamtama. Namun, hingga saat ini, pendaftaran yang baru dibuka adalah SIPSS. Untuk pendaftaran lainnya, masih menunggu petunjuk dan arahan dari satuan atas, yaitu Mabes Polri,” jelasnya.

Kapolresta juga memberikan saran kepada Laode terkait persiapan anaknya.

“Sembari menunggu informasi pembukaan pendaftaran Polri, saya menyarankan agar anak Bapak mulai mempersiapkan diri dengan baik, khususnya dalam penguatan fisik dan latihan soal-soal akademik. Dengan begitu, ketika pendaftaran dibuka, ia sudah siap berjuang dan bersaing bersama calon lainnya di Kalimantan Utara. Semoga sukses, dan terima kasih,” ujar Kapolresta.

Program Minggu Kasih yang digagas Polresta Bulungan bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui dialog langsung. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi.

Kapolresta menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan institusi Polri kepada masyarakat.

“Program ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendengar dan memahami kebutuhan mereka. Kami berharap melalui program ini, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat,” katanya.

Dengan program seperti Minggu Kasih, Polresta Bulungan berharap dapat terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, menciptakan rasa aman, serta mendorong generasi muda untuk berkontribusi melalui institusi Polri. (HmsPolresta)

Polresta Bulungan Intensifkan Patroli Dialogis Demi Wujudkan Kamtibmas Kondusif

0

Polresta Bulungan Intensifkan Patroli Dialogis Demi Wujudkan Kamtibmas Kondusif

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Personel Polresta Bulungan kembali melaksanakan patroli dialogis rutin untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Bulungan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa Malam (14/1/2025) ini bertujuan memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah efektif dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Patroli dialogis ini tidak hanya sekadar menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi forum komunikasi untuk mendengar langsung keluhan, saran, dan informasi dari warga,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa patroli semacam ini diharapkan dapat mencegah tindak kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Bulungan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa terlindungi, sekaligus terlibat aktif dalam menjaga keamanan lingkungan mereka,” ujar Kapolresta.

Dalam kesempatan patroli tersebut, personel Polresta Bulungan mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau agar warga segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau potensi gangguan Kamtibmas. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” kata salah satu petugas yang terlibat dalam patroli.

Selain berkomunikasi langsung, patroli dialogis juga digunakan sebagai sarana edukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kerukunan dan kewaspadaan. Petugas memberikan penyuluhan singkat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Kapolresta Bulungan berharap patroli dialogis ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mempererat sinergi antara polisi dan warga.
“Kami ingin membangun rasa percaya masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan kepercayaan yang tinggi, upaya menjaga keamanan akan semakin mudah terwujud,” tegasnya.

Masyarakat menyambut baik langkah Polresta Bulungan ini dan berharap kegiatan patroli dialogis dapat terus dilakukan secara konsisten demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Bulungan. (HmsPolresta)

Personel Sat Lantas Polresta Bulungan Lakukan Strong Poin untuk Jamin Kamseltibcar dan Kurangi Lakalantas Pelajar

0

Personel Sat Lantas Polresta Bulungan Lakukan Strong Poin untuk Jamin Kamseltibcar dan Kurangi Lakalantas Pelajar

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Bulungan aktif melaksanakan kegiatan strong poin di berbagai titik strategis di wilayah Tanjung Selor. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) sekaligus meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas), khususnya di kalangan pelajar.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pihaknya untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama saat jam rawan lalu lintas.

“Kami berfokus pada waktu-waktu krusial, seperti saat pelajar berangkat dan pulang sekolah. Personel kami ditempatkan di persimpangan jalan dan area sekolah untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan,” ujar Rofikoh.

Selain itu, Rofikoh menambahkan bahwa strong poin ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas. “Kami mengimbau kepada orang tua untuk memastikan anak-anaknya menggunakan helm standar saat berkendara dan tidak mengizinkan mereka mengendarai motor jika belum cukup umur,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga, Lidia, menyatakan, “Kami sangat terbantu dengan adanya polisi di jalan pada pagi hari. Lalu lintas jadi lebih tertib, dan anak-anak lebih aman saat berangkat sekolah.”

Dengan kegiatan strong poin ini, Polresta Bulungan berharap dapat menciptakan budaya tertib lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan, khususnya di wilayah Bulungan. (HmsPolresta)

Polresta Bulungan Gelar Program Jum’at Curhat, Warga Sampaikan Keluhan Terkait Lampu Lalu Lintas

0

Polresta Bulungan Gelar Program Jum’at Curhat, Warga Sampaikan Keluhan Terkait Lampu Lalu Lintas

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Polresta Bulungan kembali menggelar program Jum’at Curhat yang bertujuan untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung. Program ini dipimpin oleh Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K, melalui Kasat Lantas AKP Rudika Harto Kanajiri.

“Jum’at Curhat ini adalah momen bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, keluhan, atau masukan terkait permasalahan yang mereka hadapi. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk berdialog langsung dengan kami,” ungkap AKP Rudika.

Salah satu warga, Arui Iman, mengajukan pertanyaan mengenai kondisi lampu lalu lintas di perempatan Jalan Rambutan dan Jalan Durian, dekat Masjid SMAN 1 Tanjung Selor. Ia mengeluhkan bahwa sering kali lampu lalu lintas di lokasi tersebut tidak berfungsi, terutama pada malam hari, sehingga membingungkan pengendara.

“Izin bertanya, Bapak, mengenai lampu lalu lintas di perempatan Rambutan dan Durian yang kadang mati, terutama pada malam hari. Apa langkah yang harus kami lakukan jika menghadapi situasi tersebut? Terima kasih,” tanya Arui.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kasat Lantas AKP Rudika menjelaskan bahwa lampu lalu lintas di lokasi tersebut memang masih dalam tahap percobaan dan perbaikan oleh penyedia alat.

“Kami telah mendapatkan informasi dari penyedia lampu lalu lintas bahwa alat ini sedang dalam proses perbaikan, terutama untuk operasional pada malam hari. Harapannya, ke depan alat ini dapat di-upgrade sehingga berfungsi penuh sepanjang waktu,” jelasnya.

Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan bersikap sabar dalam situasi tersebut.

“Ketika lampu lalu lintas tidak beroperasi, kami mengimbau para pengendara untuk menonjolkan sikap sabar. Beri kesempatan kepada pengendara yang sudah lama menunggu untuk melintas terlebih dahulu, dan ikuti pola giliran sesuai arah jarum jam—dahulukan belok ke kanan, kemudian ke kiri. Dengan cara ini, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan,” tegas AKP Rudika.

Program Jum’at Curhat ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa keluhan mereka didengar dan ditanggapi langsung oleh pihak kepolisian. Polresta Bulungan berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan hubungan baik antara masyarakat dan Polri, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib. (HmsPolresta)

Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

0

Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

Lembang-Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., secara resmi membuka pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di Gedung Utaryo, Lembang. Acara pembukaan ini dihadiri oleh para peserta didik yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lainnya.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Ahmad Dofiri menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 105 peserta Sespimti Polri dan 370 peserta Sespimmen Polri yang telah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif. “Keberhasilan saudara untuk mengikuti pendidikan ini adalah bukti kualitas dan potensi besar yang saudara miliki. Ini merupakan awal dari perjalanan penting dalam membangun kompetensi kepemimpinan tingkat tinggi dan menengah,” ujarnya.

Dalam pembekalannya, Wakapolri menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, baik di tingkat global maupun nasional. Di tingkat global, konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina serta ketegangan di kawasan Asia Timur menjadi isu yang memengaruhi stabilitas dunia. Sementara itu, di dalam negeri, ancaman terorisme, radikalisme, dan gangguan keamanan di Papua masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan komprehensif dan sinergis.

Beliau juga menyinggung dampak dari era digital dan hyper-connectivity, yang memunculkan ancaman baru berupa hoaks serta potensi disintegrasi sosial. Menurut beliau, kondisi ini hanya dapat diatasi oleh pemimpin yang memiliki pengetahuan luas, kreativitas tinggi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.

Komjen Pol. Ahmad Dofiri menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan Sespimti dan Sespimmen disusun dengan fokus pada tiga pilar utama:

1. Pembangunan Karakter: Menanamkan nilai kebhayangkaraan, kepemimpinan, integritas, dan antikorupsi.

2. Ilmu Kepolisian Modern: Memberikan pemahaman tentang berbagai isu strategis, termasuk kejahatan transnasional, keamanan siber, dan manajemen krisis.

3. Kapita Selekta: Mengembangkan wawasan tentang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan keamanan global.

Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik, agar para peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pesan Wakapolri kepada para peserta didik untuk menjunjung tinggi tiga prinsip utama, yaitu tanggon, tanggap, dan trengginas. Ketiga nilai tersebut mencakup mental yang kokoh, intelektual yang tajam, serta fisik yang prima, yang harus menjadi fondasi dalam menghadapi kompleksitas tugas di masa depan.

“Manfaatkan waktu pendidikan ini untuk menggali ilmu, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi yang solid. Jadilah pemimpin yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi teladan bagi organisasi dan masyarakat,” pesan beliau.

Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih profesional, modern, dan terpercaya. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para peserta didik diharapkan mampu menghadapi tantangan global dan mendukung pembangunan nasional secara efektif.

“Selamat menempuh pendidikan. Semoga saudara dapat menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, visioner, dan adaptif,” tutup Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Semangaaat Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

0

Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

Lembang-Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., secara resmi membuka pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di Gedung Utaryo, Lembang. Acara pembukaan ini dihadiri oleh para peserta didik yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lainnya.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Ahmad Dofiri menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 105 peserta Sespimti Polri dan 370 peserta Sespimmen Polri yang telah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif. “Keberhasilan saudara untuk mengikuti pendidikan ini adalah bukti kualitas dan potensi besar yang saudara miliki. Ini merupakan awal dari perjalanan penting dalam membangun kompetensi kepemimpinan tingkat tinggi dan menengah,” ujarnya.

Dalam pembekalannya, Wakapolri menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, baik di tingkat global maupun nasional. Di tingkat global, konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina serta ketegangan di kawasan Asia Timur menjadi isu yang memengaruhi stabilitas dunia. Sementara itu, di dalam negeri, ancaman terorisme, radikalisme, dan gangguan keamanan di Papua masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan komprehensif dan sinergis.

Beliau juga menyinggung dampak dari era digital dan hyper-connectivity, yang memunculkan ancaman baru berupa hoaks serta potensi disintegrasi sosial. Menurut beliau, kondisi ini hanya dapat diatasi oleh pemimpin yang memiliki pengetahuan luas, kreativitas tinggi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.

Komjen Pol. Ahmad Dofiri menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan Sespimti dan Sespimmen disusun dengan fokus pada tiga pilar utama:

1. Pembangunan Karakter: Menanamkan nilai kebhayangkaraan, kepemimpinan, integritas, dan antikorupsi.

2. Ilmu Kepolisian Modern: Memberikan pemahaman tentang berbagai isu strategis, termasuk kejahatan transnasional, keamanan siber, dan manajemen krisis.

3. Kapita Selekta: Mengembangkan wawasan tentang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan keamanan global.

Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik, agar para peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pesan Wakapolri kepada para peserta didik untuk menjunjung tinggi tiga prinsip utama, yaitu tanggon, tanggap, dan trengginas. Ketiga nilai tersebut mencakup mental yang kokoh, intelektual yang tajam, serta fisik yang prima, yang harus menjadi fondasi dalam menghadapi kompleksitas tugas di masa depan.

“Manfaatkan waktu pendidikan ini untuk menggali ilmu, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi yang solid. Jadilah pemimpin yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi teladan bagi organisasi dan masyarakat,” pesan beliau.

Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih profesional, modern, dan terpercaya. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para peserta didik diharapkan mampu menghadapi tantangan global dan mendukung pembangunan nasional secara efektif.

“Selamat menempuh pendidikan. Semoga saudara dapat menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, visioner, dan adaptif,” tutup Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Terbaik !!! Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

0

Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang

Lembang-Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., secara resmi membuka pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di Gedung Utaryo, Lembang. Acara pembukaan ini dihadiri oleh para peserta didik yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lainnya.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Ahmad Dofiri menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 105 peserta Sespimti Polri dan 370 peserta Sespimmen Polri yang telah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif. “Keberhasilan saudara untuk mengikuti pendidikan ini adalah bukti kualitas dan potensi besar yang saudara miliki. Ini merupakan awal dari perjalanan penting dalam membangun kompetensi kepemimpinan tingkat tinggi dan menengah,” ujarnya.

Dalam pembekalannya, Wakapolri menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, baik di tingkat global maupun nasional. Di tingkat global, konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina serta ketegangan di kawasan Asia Timur menjadi isu yang memengaruhi stabilitas dunia. Sementara itu, di dalam negeri, ancaman terorisme, radikalisme, dan gangguan keamanan di Papua masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan komprehensif dan sinergis.

Beliau juga menyinggung dampak dari era digital dan hyper-connectivity, yang memunculkan ancaman baru berupa hoaks serta potensi disintegrasi sosial. Menurut beliau, kondisi ini hanya dapat diatasi oleh pemimpin yang memiliki pengetahuan luas, kreativitas tinggi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.

Komjen Pol. Ahmad Dofiri menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan Sespimti dan Sespimmen disusun dengan fokus pada tiga pilar utama:

1. Pembangunan Karakter: Menanamkan nilai kebhayangkaraan, kepemimpinan, integritas, dan antikorupsi.

2. Ilmu Kepolisian Modern: Memberikan pemahaman tentang berbagai isu strategis, termasuk kejahatan transnasional, keamanan siber, dan manajemen krisis.

3. Kapita Selekta: Mengembangkan wawasan tentang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan keamanan global.

Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik, agar para peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pesan Wakapolri kepada para peserta didik untuk menjunjung tinggi tiga prinsip utama, yaitu tanggon, tanggap, dan trengginas. Ketiga nilai tersebut mencakup mental yang kokoh, intelektual yang tajam, serta fisik yang prima, yang harus menjadi fondasi dalam menghadapi kompleksitas tugas di masa depan.

“Manfaatkan waktu pendidikan ini untuk menggali ilmu, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi yang solid. Jadilah pemimpin yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi teladan bagi organisasi dan masyarakat,” pesan beliau.

Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih profesional, modern, dan terpercaya. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para peserta didik diharapkan mampu menghadapi tantangan global dan mendukung pembangunan nasional secara efektif.

“Selamat menempuh pendidikan. Semoga saudara dapat menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, visioner, dan adaptif,” tutup Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak

0

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak

Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menargetkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) dapat dikembangkan hingga tingkat Polda dan Polres.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat sambutan dalam acara Tanwir I Aisyiyah yang digelar Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Kapolri awalnya menceritakan perjuangan Polri dalam membentuk Direktorat PPA-PPO.

“Tidak mudah mengembangkan dari Subdit menjadi Direktorat, mungkin bagi rekan-rekan yang pernah ikut bersama-sama, betapa sulitnya untuk bisa mengembangkan Subdit ini menjadi direktorat khusus,” ujar Kapolri.

Kapolri mengaku telah berulang kali mengusulkan pembentukan Direktorat PPA-PPO kepada MenPAN-RB namun belum berhasil. Upaya itu juga dibantu oleh Menteri PPPA yang juga ikut mendorong usulan kepada MenPAN-RB. Namun lagi-lagi upaya itu kandas.

“Sehingga di satu momentum yang pas pada saat kami melaksanakan ratas dengan Bapak Presiden, saat itu kami menyampaikan mengenai pentingnya adanya direktorat khusus yang menangani perempuan dan anak. Alhamdulillah pada saat itu Bapak Presiden Bapak Jokowi setuju sehingga alhamdulillah perjalanan panjang ini berhasil dan Polri bisa membentuk Direkorat Perempuan dan Anak,” jelas Kapolri.

Kepada seluruh peserta Tanwir Aisyiyah, Kapolri meminta dukungan agar Direktorat PPA-PPO dapat dikembangkan hingga ke tingkat Polda dan Polres. Kapolri menekankan bahwa dukungan dari Aisyiyah sangat penting untuk mendukung harmonisasi struktur Direktorat PPA-PPO di lingkungan Polri.

“Kami ingin direktorat ini tidak hanya di Mabes tapi ini bisa kita kembangkan sampai dengan Polda dan Polres, saat ini kami juga sedang berjuang melakukan harmonisasi ini di KemenPAN-RB. Dan mumpung hari ini kami bertemu Aisyiyah, kami yakin kalau Aisyiyah ini ikut teriak ke menteri MenPAN-RB mudah-mudah minggu depan ini harmonisasi ini bisa segera selesai,” imbuh Kapolri.

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak

0

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak

Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menargetkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) dapat dikembangkan hingga tingkat Polda dan Polres.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat sambutan dalam acara Tanwir I Aisyiyah yang digelar Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Kapolri awalnya menceritakan perjuangan Polri dalam membentuk Direktorat PPA-PPO.

“Tidak mudah mengembangkan dari Subdit menjadi Direktorat, mungkin bagi rekan-rekan yang pernah ikut bersama-sama, betapa sulitnya untuk bisa mengembangkan Subdit ini menjadi direktorat khusus,” ujar Kapolri.

Kapolri mengaku telah berulang kali mengusulkan pembentukan Direktorat PPA-PPO kepada MenPAN-RB namun belum berhasil. Upaya itu juga dibantu oleh Menteri PPPA yang juga ikut mendorong usulan kepada MenPAN-RB. Namun lagi-lagi upaya itu kandas.

“Sehingga di satu momentum yang pas pada saat kami melaksanakan ratas dengan Bapak Presiden, saat itu kami menyampaikan mengenai pentingnya adanya direktorat khusus yang menangani perempuan dan anak. Alhamdulillah pada saat itu Bapak Presiden Bapak Jokowi setuju sehingga alhamdulillah perjalanan panjang ini berhasil dan Polri bisa membentuk Direkorat Perempuan dan Anak,” jelas Kapolri.

Kepada seluruh peserta Tanwir Aisyiyah, Kapolri meminta dukungan agar Direktorat PPA-PPO dapat dikembangkan hingga ke tingkat Polda dan Polres. Kapolri menekankan bahwa dukungan dari Aisyiyah sangat penting untuk mendukung harmonisasi struktur Direktorat PPA-PPO di lingkungan Polri.

“Kami ingin direktorat ini tidak hanya di Mabes tapi ini bisa kita kembangkan sampai dengan Polda dan Polres, saat ini kami juga sedang berjuang melakukan harmonisasi ini di KemenPAN-RB. Dan mumpung hari ini kami bertemu Aisyiyah, kami yakin kalau Aisyiyah ini ikut teriak ke menteri MenPAN-RB mudah-mudah minggu depan ini harmonisasi ini bisa segera selesai,” imbuh Kapolri.

content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000071

article 0000072

article 0000073

article 0000074

article 0000075

article 0000076

article 0000077

article 0000078

article 0000079

article 0000080

article 0000081

article 0000082

article 0000083

article 0000084

article 0000085

article 0000086

article 0000087

article 0000088

article 0000089

article 0000090

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

content-1701