Beranda blog Halaman 158

Dikenang Warga Batu, Ini Kisah Humanis Buher, Nyemplung Kali, Dekat Ulama, dan Peduli Disabilitas

0

Dikenang Warga Batu, Ini Kisah Humanis Buher, Nyemplung Kali, Dekat Ulama, dan Peduli Disabilitas

Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Sudutkota.id/rsw)

Nama Kombes Pol Budi Hermanto atau yang akrab disapa BuHer kembali menghangat di telinga warga Kota Batu. Kali ini bukan karena operasi besar kepolisian, melainkan karena kebanggaan dan haru masyarakat atas pelantikannya sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Bagi warga Batu, BuHer bukan sekadar perwira polisi. Ia adalah sosok yang membumi, visioner, dan meninggalkan jejak kebaikan yang tak terlupakan. Kepemimpinannya di Kota Batu diingat bukan hanya karena ketegasan, tetapi karena empatinya yang nyata terhadap masyarakat.

Nyemplung Kali Demi Masyarakat

Herman Aga, anggota komunitas Sabers Pungli (Sapu Bersih Nyemplung Kali), masih menyimpan kenangan kuat tentang bagaimana BuHer hadir langsung dalam gerakan sosial itu saat menjabat sebagai Kapolres Batu.

“BuHer sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan. Beliau ikut nyemplung kali saat kerja bakti Sabers Pungli. Bahkan waktu itu dijaga pasukan bersenjata, karena beliau menolak hanya memantau dari jauh,” kenang Herman, Selasa 11 November 2025.

Gerakan Sabers Pungli bukan sekadar aksi bersih-bersih sungai, tapi juga simbol pemulihan moral Kota Batu pasca kasus besar yang sempat mengguncang kepercayaan publik beberapa tahun lalu.

“Kami waktu itu ingin menyeimbangkan bad news dengan good news from Batu. Dan BuHer hadir memberi semangat moral agar gerakan ini tumbuh dari kesadaran warga sendiri,” ujarnya.

Delapan tahun berselang, Sabers Pungli tetap aktif hingga kini, bergerak dari desa ke desa. Semangat yang ditanamkan BuHer terbukti hidup dan berakar kuat di hati masyarakat Batu.

Baca Juga :  KLHK Siapkan TPA Supit Urang Jadi Pusat Energi Listrik, Malang Raya Targetkan Zero Waste

“Beliau bukan hanya pemimpin yang bicara, tapi pemimpin yang memberi contoh. Visioner dan selalu dekat dengan rakyat,” tutup Herman dengan nada bangga.

Pemimpin yang Dekat dengan Umat

Selain kepeduliannya terhadap lingkungan, BuHer juga dikenal sebagai sosok yang hangat di kalangan tokoh agama. Salah satunya, Habib Asyik, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah sekaligus pengurus Gerakan Nasional Ayo Mondok.

“Pak BuHer selalu tampil dengan keseimbangan antara profesionalitas dan kemanusiaan. Ia bisa memperbaiki internal Polri, tapi juga rajin turun ke masyarakat,” ungkap Habib Asyik.

Menurutnya, kehadiran BuHer di pesantren, tempat ibadah, maupun di tengah warga miskin bukanlah formalitas semata.

“Beliau selalu datang membawa pesan damai, membawa rasa aman. Di mana pun beliau bertugas, suasana selalu lebih kondusif,” lanjutnya.

Habib Asyik menilai, langkah BuHer ke Polda Metro Jaya adalah anugerah bagi masyarakat luas.

“Saya yakin amanah ini akan membawa dampak baik. Karakter beliau yang cepat, responsif, dan tulus akan sangat berarti,” ujarnya.

Bagi warga Batu, BuHer bukan hanya perwira polisi. Ia adalah cermin kebaikan dan teladan tentang bagaimana kekuasaan bisa digunakan untuk melayani, bukan dilayani.

“Semoga beliau selalu diberi kelancaran dan semakin berprestasi,” tutur Habib Asyik dengan penuh doa dan rasa bangga.

Perhatian yang Tak Pernah Pudar untuk Penyandang Disabilitas

Sisi lain dari BuHer yang tak banyak diketahui publik adalah kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas. Saat menjabat di Malang Raya, ia dikenal sebagai perwira polisi yang membuka pintu bagi kaum difabel untuk bekerja dan mandiri.

Baca Juga :  Kawasan Pasar Oro-Oro Dowo Kini Berlaku Satu Arah, Dishub: Demi Keselamatan

Ia memberikan kesempatan kerja di kepolisian bagi penyandang disabilitas seperti Rara Lingga Mardiani yang menggunakan kursi roda untuk bekerja sebagai content writer kehumasan, serta Ni Putu Ayu, seorang tuna rungu yang diberdayakan di bagian administrasi.

Tidak berhenti di situ, BuHer juga mendorong terwujudnya fasilitas ramah disabilitas di lingkungan kepolisian, mulai dari toilet khusus, jalur kursi roda, hingga alat bantu darurat (SOS tool).

“Jangan hanya memberi bantuan. Berilah kesempatan agar mereka mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” ucap BuHer dalam sebuah kesempatan yang dikutip media ini.

Karena dedikasinya itu, banyak komunitas menyebutnya sebagai “Bapak Disabilitas Malang Kota”. Julukan itu bukan tanpa alasan sebab bagi BuHer, keberpihakan terhadap kaum rentan adalah bagian dari panggilan kemanusiaan seorang polisi.

Teladan yang Tak Terlupakan

Kini, meski bertugas di Jakarta, nama BuHer tetap melekat di hati warga Batu. Sosoknya yang ramah, hangat, dan selalu turun langsung ke lapangan menjadikannya panutan banyak orang.

Dalam setiap langkahnya, BuHer menunjukkan bahwa jabatan hanyalah alat untuk berbuat baik. Ia menanamkan nilai sederhana bahwa menjadi polisi bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga menjaga kemanusiaan.

Dari sungai yang dibersihkan bersama Sabers Pungli, pesantren yang dikunjungi dengan penuh kasih, hingga para disabilitas yang diberdayakan dengan peluang kerja, jejak BuHer menjadi kisah nyata tentang kepemimpinan yang menyentuh hati.

Sosok Kombes pol Budi Hermanto,S.I.K,M.Si Masih Terukir Tinta Emas Di Warga Kota Malang

Sosok Kombes pol Budi Hermanto,S.I.K,M.Si Masih Terukir Tinta Emas Di Warga Kota Malang

IMG-20251111-WA0186(1)

 

,Sosok Kombes. Pol. Budi Hermanto, S.I.K, M.Si yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota selama tiga tahun meninggalkan jejak baik bagi berbagai elemen masyarakat. Selasa (11/11/2025)

 

Saat ini polisi yang kerap disapa Buher ini menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya dikenal sangat dekat dan penuh perhatian. Berikut adalah kesaksian dari warga dan elemen masyarakat tentang siapa dan bagaimana tindak-tanduk Kombes. Budi Hermanto.

 

Ketua Yayasan Anak Bangsa, Yuning Kartikasari menyampaikan bahwa Kombes. Budi Hermanto adalah sosok yang sangat perhatian terhadap anak-anak disabilitas.

 

” Puluhan anak penyandang disabilitas yang kami naungi tidak asing lagi ketika disebutkan nama mantan Kapolresta Malang Kota ini. Karena perhatian dan beliau juga banyak membantu kami”.

 

Perempuan yang biasa disapa Yuyun ini juga mengutarakan meskipun saat ini Buher telah menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, pihaknya mengaku masih menjalin komunikasi yang baik.

 

“Beliau adalah sosok yang patut di contoh dan menjadi panutan. Meski saat ini beliau bertugas di Jakarta, namun beliau juga masih memberikan perhatian dan masih sering berkomunikasi. Kami berdoa agar beliau akan selalu dibawah lindungan Allah SWT dan dimudahkan segala tugasnya”. Tandas Yuyun.

 

Sementara itu, Rara Lingga Mardiani Pragasiwi salah satu penyandang Disabilitas mengatakan jika Kombes. Budi Hermanto adalah sosok pahlawan bagi dirinya dan teman-temannya.

 

“Dimasa Ndan Buher lah saya dan beberapa teman Disabilitas bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan kami

“.

Rara Lingga yang pernah bekerja di bagian Humas Polresta Malang Kota ini juga menyatakan sosok Buher sangat dicintai oleh penyandang disabilitas dan sangat pantas beliau disebut sebagai Bapak Disabilitas.

 

” Ketika bekerja di Humas Polresta Malang Kota, saya tahu betul bagaimana bapak (panggilan untuk Buher) sangat perhatian dengan seluruh jajaran yang ada di institusi kepolisian kota malang tersebut. Beliau tidak pernah membeda-bedakan”. Ungkapnya kepada portal-indonesia.net

 

Senada apa yang di katakan Aphan yang juga pentolan dari relawan ambulans yang mengatakan nama Buher adalah bapak para relawan.

 

“Beliau tidak perlu diragukan lagi jika mengenai kemanusiaan, dukungan besar ditunjukkan oleh Ndan Buher kepada seluruh elemen relawan yang ada di kota Malang”.

 

Hal yang sangat berkesan bagi pria yang akrab disapa gundul adalah mudah berkomunikasi serta selalu memberikan solusi yang cepat dan tepat.

 

“Banyak perhatian berupa materi hingga komunikasi yang mudah ditunjukkan oleh beliau. Jika dihubungi, Bapak selalu dengan senang hati menjawab meski kita tahu beliau sangat sibuk”.

 

Aphan juga mengutarakan harapan besar jika sosok polisi seperti Ndan Buher akan menjadi sosok penting di POLRI.

 

“Kami yakin, beliau akan menjadi sosok panutan di POLRI dan akan menjabat posisi strategis serta penting di institusi kepolisian bangsa ini.” Tandasnya.

Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

0

Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Nama Kombes Pol Budi Hermanto atau yang akrab disapa Buher, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena aksi penegakan hukum, melainkan karena rasa bangga dan haru dari warga Kota Batu setelah dirinya resmi dilantik menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya.  Baca Juga : DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026 Obat Jepang untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi badan. +15 cm dalam 3 bulan Bagi masyarakat Batu, Buher bukan sekadar perwira polisi, ia adalah sosok yang membumi, visioner, dan meninggalkan jejak kebaikan yang dalam. Herman Aga, anggota komunitas Sabers Pungli yang memiliki kepanjangan Sapu Bersih Nyemplung Kali ini masih ingat betul bagaimana Buher hadir di tengah gerakan sosial tersebut saat menjabat sebagai Kapolres Batu. Baca Juga : Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa “BuHer sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan. Beliau turun langsung, bahkan nyemplung kali saat kerja bakti Sabers Pungli. Waktu itu sampai dijaga pasukan bersenjata karena beliau tak mau hanya memantau dari jauh,” kenang Herman, Selasa 11 November 2025. Gerakan Sabers Pungli bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan simbol perlawanan terhadap citra negatif yang sempat melekat di Batu akibat kasus besar beberapa tahun lalu.

“Kami waktu itu ingin menyeimbangkan ‘bad news’ dengan ‘good news from Batu’. Buher hadir, memberi semangat dan dukungan moral, agar gerakan ini tumbuh dari kesadaran warga sendiri,” lanjutnya. Delapan tahun berlalu, Sabers Pungli masih aktif bergerak dari desa ke desa, menjadi bukti nyata bahwa gagasan dan semangat yang ditanamkan Buher terus berakar kuat di masyarakat. “Buher orang yang visioner dan peduli. Ia tidak hanya bicara, tapi memberi contoh langsung,” tutur Herman dengan nada bangga. Para tokoh agama pun angkat topi, seperti yang disampaikan oleh Habib Asyik, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah sekaligus pengurus Gerakan Nasional Ayo Mondok. “Pak Buher selalu tampil dengan gaya kepemimpinan yang seimbang. Ia mampu memperbaiki kinerja internal Polri, tapi juga aktif blusukan ke masyarakat,” ujarnya. Bagi Habib Asyik, kehadiran Buher di tengah masyarakat bukan formalitas, tapi bentuk kepedulian yang tulus. “Beliau sering datang ke pesantren, ke masyarakat miskin, ke tempat ibadah. Selalu membawa pesan damai dan rasa aman. Dimanapun beliau bertugas, suasana pasti jadi lebih kondusif,” ujarnya.

“Saya yakin amanah baru ini akan memberi dampak positif, tidak hanya bagi Polda Metro Jaya tapi juga bagi Polri secara umum,” tutur Gus Habib. Sebagai contoh, langkah cepat Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus penembakan penjaga kampung beberapa waktu lalu menjadi bukti nyata efektivitas kepemimpinan yang responsif. Baca Juga : Pameran Perumahan Perdana di Kota Batu, 30 Pengembang Tampil di Graha Pancasila “Respon cepat, update transparan, dan hasilnya dalam hitungan jam. Itulah ciri khas kerja BuHer yang kami kenal sejak dulu,” ujarnya. Meski kini bertugas di Jakarta, nama Buher tetap melekat di hati warga Kota Batu. Sosoknya yang hangat, dekat dengan masyarakat, dan tak segan turun ke lapangan menjadikannya panutan bagi banyak pihak.

, Mulai Prasasti Sangguran hingga Kampung Tempe Beji Dalam setiap langkahnya, Buher selalu menunjukkan bahwa jabatan hanyalah sarana untuk berbuat baik. Ia menanamkan nilai sederhana bahwa menjadi polisi bukan sekadar menegakkan hukum, tapi juga menjaga kemanusiaan. Kini, dari Batu hingga Jakarta, doa dan kebanggaan masyarakat terus mengiringi langkahnya.  “Karena bagi warga Batu, Buher bukan hanya perwira polisi ia adalah teladan tentang bagaimana kekuasaan digunakan untuk melayani, bukan dilayani. Semoga selalu diberi kelancaran dalam mengemban tugas dan semakin berprestasi,” tuturnya.

RS Polri Serahkan Jenazah Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo ke Keluarga

0

RS Polri Serahkan Jenazah Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo ke Keluarga

Polda Metro Jaya dan Rumah Sakit Polri memberikan konferensi pers tentang penemuan kerangka manusia di gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, 7 November 2025. Tempo/Nabiila Azzahra A

Polda Metro Jaya dan Rumah Sakit Polri memberikan konferensi pers tentang penemuan kerangka manusia di gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, 7 November 2025. Tempo/Nabiila Azzahra A

RUMAH Sakit Kepolisian Negara Republik Indonesia (RS Polri) menyerahkan jenazah dua orang yang ditemukan di Gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang, Jakarta Pusat, yaitu Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo, kepada keluarga masing-masing.

https://www.youtube.com/watch?v=IR2-IAM5AAc

RS Polri terlebih dahulu menyerahkan kedua jenazah kepada Polda Metro Jaya, kemudian Polda Metro Jaya kepada keluarga korban. “Nanti akan secara berjenjang dari pihak RS Polri menyerahkan kepada penyidik Polda Metro Jaya, lalu Polda menyerahkan kepada keluarga almarhum,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Budi Hermanto kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 7 November 2025.

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigadir Jenderal dr. Prima Heru Yulihartono berterima kasih kepada keluarga korban dan mengucapkan belasungkawa. “Terima kasih yang telah membantu dan memberikan data data antemortem untuk mempermudah identifikasi,” ucapnya.

Polisi telah memastikan dua kerangka manusia yang ditemukan hangus di gedung ACC Kwitang adalah Farhan dan Reno. Mereka tercatat hilang sejak 31 dan 30 Agustus 2025, menurut pantauan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Keduanya terakhir diketahui berada di kawasan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kwitang.

Dokter forensik RS Polri mengambil kesimpulan tentang identitas kedua jenazah setelah melakukan pemeriksaan postmortem. “Nomor postmortem 0080 cocok dengan antemortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputeradewo, anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin,” kata Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Polri Brigadir Jenderal dr. Sumy Hastry Purwanti saat konferensi pers di RS Polri.

Dokter melakukan pemeriksaan tulang tengkorak dan panggul serta gigi terhadap kerangka yang diidentifikasi sebagai Reno. Selain itu, dokter juga mencocokkan kerangka dengan sampel asam deoksiribonukleat (DNA) milik anggota keluarga Reno.

Sedangkan jenazah satunya diidentifikasi sebagai Farhan. “Hasil pemeriksaan DNA dan tulang nomor postmortem 0081 cocok dengan antemortem 001, sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid, anak biologis dari Bapak Hamidi,” kata Hastry. Terhadap kerangka tersebut, polisi melakukan pemeriksaan DNA dan tulang, serta identifikasi kalung beserta kepala ikat pinggang yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat menerima laporan penemuan dua kerangka manusia dalam keadaan hangus di lantai dua Gedung ACC di Kwitang, pada 30 Oktober 2025. Kedua jenazah tertimbun plafon gedung yang terbakar. “Polres Metro Jakarta Pusat saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar yang sudah tidak dikenali bentuknya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Laporan tentang penemuan tersebut diterima oleh kepolisian pada Kamis, 30 Oktober 2025, dari tim teknis gedung ACC yang sedang mengecek konstruksi untuk merenovasi gedung itu. Adapun Gedung ACC dibakar oleh massa dalam demonstrasi yang berujung rusuh di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, 29 Agustus 2025.

Kepolisian Sektor Senen saat itu langsung mengirimkan jenazah ke RS Polri. Polisi kemudian memanggil keluarga Farhan dan Reno untuk melakukan tes DNA di RS Polri.

Kapolda Metro Jaya Pimpin Langsung Olah TKP Ledakan di SMAN 72 Jakarta

0

Kapolda Metro Jaya Pimpin Langsung Olah TKP Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Kapolda Metro Jaya Pimpin Langsung Olah TKP Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri (foto: Okezone)

 

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, menyampaikan bahwa hingga Jumat (7/11/2025) malam, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Olah TKP tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri.“Seharusnya malam ini akan dilaksanakan rilis oleh Bapak Kapolda Metro, namun karena olah TKP masih berlangsung hingga malam ini, rilis akan dilakukan besok setelah seluruh hasil pemeriksaan selesai,” ujar Bhudi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, proses olah TKP melibatkan tim gabungan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri, Densus 88 Antiteror, serta Tim Jibom Gegana. Ketiga tim itu akan memaparkan hasil pemeriksaan dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Sabtu (8/11/2025).

“Besok, baik dari Forensik Mabes Polri, Densus 88, maupun Tim Jibom Gegana akan menjelaskan hasil olah TKP. Termasuk dari Biddokes yang akan memaparkan kondisi para siswa korban ledakan secara rinci,” kata Bhudi.

Ia menambahkan, hingga malam ini tercatat 54 orang menjadi korban akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta. Dari jumlah tersebut, 33 orang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, sementara sisanya telah diperbolehkan pulang.

Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading di Rumah Sakit, Kapolri Ungkap 29 Korban Masih Dirawat Intensif

0

Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading di Rumah Sakit, Kapolri Ungkap 29 Korban Masih Dirawat Intensif

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakut, di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih pada Sabtu (8/11). (Polri)
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakut, di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih pada Sabtu (8/11). (Polri)
 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah pejabat utama Mabes Polri menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih pada Sabtu (8/11). Usai menemui para korban dan keluarga, Jenderal Sigit memberikan informasi mengenai perkembangan penanganan insiden tersebut. Dia menyampaikan bahwa saat ini masih ada 29 korban yang menjalani perawatan.

”Alhamdulillah dari jumlah awal 96 (korban) pasca kejadian, saat ini yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ada kurang lebih 14, kemudian di Rumah Sakit Yarsi ada 14, dan 1 lagi di Rumah Sakit Pertamina. Sehingga total yang masih dirawat ada kurang lebih 29 korban,” kata Sigit kepada awak media.

Puluhan korban lain yang sempat dievakuasi ke beberapa rumah sakit sudah diizinkan pulang sejak kemarin. Sebagian besar di antara mereka mengalami luka ringan dengan keluhan paling banyak adalah gangguan pendengaran. Sementara 29 korban yang masih dirawat, lanjut dia, memang masih butuh penanganan intensif dari petugas di rumah sakit. Bahkan ada 2 pasien di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih masih berada di ICU.

”Karena memang perlu ada penanganan khusus,” ucap orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut.

Khusus korban dan keluarga korban yang mengalami trauma, Sigit mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengerahkan tim untuk melakukan trauma healing. Dia menyebut, polisi bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam melakukan trauma healing. Dia memastikan, seluruh korban dan keluarga korban mendapatkan pelayanan terbaik selama proses pemulihan pasca insiden ledakan kemarin siang.

”Mungkin juga nanti di sekolah kAMI juga akan mempersiapkan (tim trauma healing),” jelasnya.

Berkaitan dengan penanganan kasus, Sigit menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan sejumlah pendalaman. Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya terus bekerja untuk mengumpulkan data, informasi, dan barang bukti yang lengkap. Sehingga kasus tersebut dapat diungkap dan keterangan resmi kepada masyarakat bisa disampaikan utuh.

”Beberapa bukti pendukung yang tentunya ini kami kumpulkan, ada tulisan, kemudian ada barang bukti serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan potensi terjadinya ledakan. Catatan-catatan lain, kami kumpulkan. Termasuk juga kami melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, lingkungan keluarga untuk mengumpulkan semuanya,” jelasnya.

Polda Metro Jaya Fokus Tangani Trauma Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

0

Polda Metro Jaya Fokus Tangani Trauma Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Polda Metro Jaya bergerak cepat memberikan dukungan kepada para korban ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain penanganan medis, kepolisian juga memprioritaskan pemulihan psikologis bagi siswa, guru, dan warga sekolah terdampak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa penanganan trauma menjadi perhatian utama pihaknya.

“Yang kita kawal saat ini adalah bagaimana kondisi traumatik para siswa dan guru. Itu yang harus sama-sama kita jaga. Karena itu, Polda Metro Jaya menyiapkan posko pelayanan dan tim trauma healing,” ujar Kombes Budi di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam (7/11/2025).

Ia juga menyampaikan pembaruan data korban hingga Jumat malam. Dari 54 siswa yang sempat tercatat menjadi korban, 21 orang telah diizinkan pulang, sementara 33 lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Dari 54 siswa, sebanyak 27 dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 di Rumah Sakit Yarsi. Hingga malam ini, tinggal 33 siswa yang masih dirawat, sementara 21 sudah pulang dalam kondisi baik,” jelasnya.

Kombes Budi menambahkan, hasil peninjauan ke rumah sakit menunjukkan bahwa jenis luka yang dialami para korban bervariasi, mulai dari luka bakar, luka gores, hingga gangguan pendengaran.

“Saat kami meninjau ke RS Yarsi dan RS Islam, terlihat beberapa siswa mengalami luka bakar dan goresan. Banyak juga yang mengalami gangguan pendengaran akibat efek ledakan,” ungkapnya.

Dengan diterjunkannya tim trauma healing dan posko pelayanan, Polda Metro Jaya berharap pemulihan kondisi fisik dan mental para siswa serta guru dapat berjalan optimal, sehingga dampak kejadian ini tidak berkepanjangan

Kapolri ke RS Islam Cempaka Putih, Jenguk Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

0

Kapolri ke RS Islam Cempaka Putih, Jenguk Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih di Jakarta Pusat. Jenderal Sigit menjenguk langsung korban ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang masih dirawat.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (8/11/2025), Jenderal Sigit tiba sekitar pukul 12.40 WIB. Dia didampingi oleh Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono dan Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana.

Ada juga Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi, Karo Psikologi Staf SSDM Polri Brigjen Yohanes Ragil dan Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Polri Brigjen NurulAzizah.

Jenderal Sigit dan rombongan langsung masuk ke dalam rumah sakit. Dia belum memberikan keterangan apapun kepada awak media.

Kapolri Jenderal Sigit menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta di RS Islam Cempaka Putih. (Rumondang/detikcom) Foto: Kapolri Jenderal Sigit menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta di RS Islam Cempaka Putih. (Rumondang/detikcom)

Sejumlah korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih dirawat di rumah sakit. Setidaknya ada 29 korban yang masih dirawat di tiga rumah sakit berbeda.

Berdasarkan papan informasi pada Posko Pelayanan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, terdapat 14 korban yang dirawat di rumah sakit tersebut. Jumlah itu merupakan data terbaru per Sabtu (8/11) pukul 01.30 WIB.

Sedangkan 14 korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Yarsi. Kemudian, satu korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Jaya.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai detail identitas para korban. Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan informasi para korban.

“(Korban) ada yang bukan (siswa), tapi ini sekarang masih dalam proses pendataan lagi detailnya,” kata Sukmawan di RS Islam Cempaka Putih.

Peristiwa ledakan itu terjadi pada Jumat (7/11) saat khotbah solat Jumat. Diketahui, ada sebanyak 54 orang luka-luka akibat peristiwa ledakan, dimana 29 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebuah senjata mainan juga ditemukan di lokasi ledakan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terduga pelaku ledakan itu sudah diketahui. Pelaku diduga masih dari lingkungan SMAN 72 Jakarta.

“Informasi sementara (terduga pelaku) masih dari lingkungan sekolah tersebut,” ujar Kapolri dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Begini Kerja Keras Tim Psikolog Polda Metro Dampingi Keluarga dan Guru Korban Ledakan SMAN 72

0

Tim Psikolog Polda Metro Dampingi Keluarga dan Guru Korban Ledakan SMAN 72


Jakarta – Polda Metro Jaya memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban dan para guru usai insiden ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta. Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya turun langsung mendatangi para korban di rumah sakit.
Pendampingan itu dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jumat (7/11/2025) malam. Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya, mengatakan kegiatan dimulai sejak pukul 19.00 WIB.

Ida Bagus menyebutkan tim terdiri dari sejumlah psikolog dan konselor dari bagian psikologi Polda Metro Jaya serta Polres Jakarta Utara. Mereka berupaya membantu keluarga korban dan guru agar bisa mengatasi trauma dan tekanan psikologis akibat peristiwa tersebut.

“Pendampingan ini kami lakukan agar keluarga korban dan para guru bisa mengelola stres dan rasa takut setelah kejadian. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan emosional dan psikologis yang dibutuhkan,” ujar Ida Bagus di lokasi.

Tim Psikologi Polda Metro memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga dan guru korban ledakan SMAN 72. (dok istimewa)

Ia menyebut suasana konseling berlangsung hangat dan penuh empati. Sejumlah guru disebut sudah mulai tenang setelah sesi pendampingan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sebelumnya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir. Ia memastikan Polda Metro Jaya telah mengambil langkah-langkah penanganan yang komprehensif, mulai dari olah TKP hingga layanan pendampingan bagi korban.

“Polda Metro Jaya juga sudah menyiapkan posko pelayanan untuk mendata dan mengetahui kondisi korban,” kata Budi Hermanto.

Tim Psikolog Polda Metro Dampingi Keluarga dan Guru Korban Ledakan SMAN 72

0

Tim Psikolog Polda Metro Dampingi Keluarga dan Guru Korban Ledakan SMAN 72


Jakarta – Polda Metro Jaya memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban dan para guru usai insiden ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta. Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya turun langsung mendatangi para korban di rumah sakit.
Pendampingan itu dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jumat (7/11/2025) malam. Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya, mengatakan kegiatan dimulai sejak pukul 19.00 WIB.

Ida Bagus menyebutkan tim terdiri dari sejumlah psikolog dan konselor dari bagian psikologi Polda Metro Jaya serta Polres Jakarta Utara. Mereka berupaya membantu keluarga korban dan guru agar bisa mengatasi trauma dan tekanan psikologis akibat peristiwa tersebut.

“Pendampingan ini kami lakukan agar keluarga korban dan para guru bisa mengelola stres dan rasa takut setelah kejadian. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan emosional dan psikologis yang dibutuhkan,” ujar Ida Bagus di lokasi.

Tim Psikologi Polda Metro memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga dan guru korban ledakan SMAN 72. (dok istimewa)

Ia menyebut suasana konseling berlangsung hangat dan penuh empati. Sejumlah guru disebut sudah mulai tenang setelah sesi pendampingan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sebelumnya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir. Ia memastikan Polda Metro Jaya telah mengambil langkah-langkah penanganan yang komprehensif, mulai dari olah TKP hingga layanan pendampingan bagi korban.

“Polda Metro Jaya juga sudah menyiapkan posko pelayanan untuk mendata dan mengetahui kondisi korban,” kata Budi Hermanto.

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.